Padang Prokabar – Kurban akhirnya membagi daging dari rumah ke rumah. Ada yang membantai hari Jumat, tapi kebanyakan melaksanakan prosesi kurban pada Hari Sabtu. Berapa ton di Sumbar?
Menurut data Pemprov Sumbar, tahun ini sapi kurban berjumlah 30 ribu ekor dan 5 ribu ekor kambing.
Jika berat satu sapi 200 kg maka total dagingnya 6 juta ton. Tambah daging 5 ribu ekor kambing masing-masingnya sekitar 30 sampai 50 kg. Dengan demikian hampir 6.5 juta ton daging dibagi ke tiap rumah tangga.
Jika satu sapi Rp 14 juta maka total harga 30 ribu sapi Rp 420 miliar. Kambing jadi Rp 10 miliar, atau kesemuanya Rp 430 miliar
Uang itu berasal dari sekitar 250 ribu orang. Sebanyak itulah uang berputar dalam berkurban. Penjual sapi mendapat berkah, Pembeli dan peserta kurban mendapatkan pahala. Begitu hebat Hari Raya Kurban ini.
Tapi apakah seluruh masyarakat Sumbar mendapatkan daging kurban? Hitung hitung kasar saja, jika diasumsikan jumlah penduduk Sumbar 5 juta jiwa, berarti satu orang seharusnya mendapatkan 1 kg daging. Jika dirata ratakan satu rumah memperoleh 3 kg daging.
Kenyataannya? Masih banyak yang mengeluh, mesjid tidak ada sapi yang dikurbankan. Atau masyarakat yang tidak mendapatkan daging.
Lembaga amil zakat berupaya untuk meratakan distribusi daging. Tidak hanya di dalam negeri, daging yang sudah dikalengkan ada yang dikirim ke luar negeri. Palestina ataupun Rohingya, yang kini masyarakat muslim sedang teraniaya.
Nah apakah Anda ikut berkurban atau ikut jual sapi? (laf)
















