Horeee, Anggaran Dana Desa 2019 Untuk Sumbar Naik Lagi

Penulis -

Kamis, 7 Februari 2019 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Pokabar – Kabar gembira untuk Sumatera Barat. Perhatian pemerintah pusat kepada Sumatera Barat terus terlihat nyata. Tahun ini, 2019, provinsi ini mendapatkan kucuran Dana Desa sebesar Rp Rp 932 Miliar. Angka tersebut, jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu, atau tahun 2015, awal Dana Desa diberikan ke daerah.

“Kita berharap, peningkatan alokasi dana desa ini dapat mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Sumbar,” kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo didampingi Staf Khusus Kemendes PDTT H. Febby Datuk Bangso yang juga putra Sumbar, di ruang kerjanya, kemarin.

Kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, pembangunan desa merupakan kebutuhan mutlak. Membangun Indonesia digerakkan dari desa. Jika desa sudah tumbuh dan mandiri, maka dengan sendirinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

Datuk Febby —sapaan akrab H. Febby Datuk Bangso— menyebutkan, alokasi Dana Desa untuk Sumbar selalu meningkat dari tahun ke tahun. Awal Dana Desa disalurkan, Sumbar mendapatkan alokasi sebesar Rp 267 miliar. Setelah itu, selalu meningkat setiap tahun. Pada 2018, Sumbar memperoleh Rp 790 Miliar.

Ia menyebutkan, kehadiran dana desa tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat desa secara maksimal. Tutup seluruh celah yang bisa mengakibatkan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat.

Selama ini, katanya, dana desa lebih banyak dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Membuka jalan desa. Mendirikan Bumdes (Bumnag). Pembangunan embung. Pembenahan sarana olahraga. Pelayanan kesehatan dan pencegahan stunting.

Datuk Febby berharap agar dana desa berputar di desa dan dimanfaatkan untuk pembangunan secara maksimal agar kesejahteraan desa dan warganya semakin meningkat. Jika perputaran itu terus berlangsung, maka diyakini akan memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di tahun 2019, alokasi dana desa tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi lebih difokuskan untuk menunjang program inovasi desa dan segala hal yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Lebih khusus dalam menangani anak-anak stunting.

Stunting merupakan masalah gizi kronis disebabkan asupan gizi yang kurang memdai. Umumnya terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh badan.

Dana Desa diharapkan dapat menjadi salah satu tumpuan dalam menekan kasus stunting tersebut. Pemanfaatan dana desa untuk tujuan tersebut telah diatur dalam Permendes Nomor 19 Tahun 2017 yang menyebut bahwa desa dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat dan pendidikan.

Datuk Febby kemudian memberikan ilustrasi nyata, banyak pembangunan yang sudah dilakukan dari dana desa tersebut. Ia kemudian merujuk pada data yang dimiliki Sumbar, sejak ada dana desa telah dilakukan perbaikan dan pembangunan jalan desa, jembatan, pasar desa, Bumdes, pengerasan tanah, sarana air besih, MCK, Polindes dan Poskesdes, embung, tambatan perahu, irigasi, sarana olahraga, perbaikan drainase, PAUD/TK dan sekolah, Posyandu, sumur.

“Semua dilakukan untuk perbaikan kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Datuk Febby. *

Alokasi Dana Desa untuk Sumbar, 2015-2019
2015; Rp 267 Miliar
2016; Rp 598 Miliar
2017; Rp 765 Miliar
2018; Rp 790 Miliar
2019; Rp 932 Miliar

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB