Kepulauan Mentawai Dihoyak Gempa, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi

Penulis -

Sabtu, 2 Februari 2019 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar.com – Puluhan warga Si kakap, Pagai Utara Selatan, Kepulauan Mentawai, mengungsi ke dataran yang lebih tinggi pasca gempa menghoyak kawasan tersebut sabtu (2/2) sore.

Meski tak menimbulkan tsunami, namu warga yang bermukim di pesisir pantai tetap waspada dan masih takut untuk tidur didalam rumah. Mereka terpkasa mendirikan tenda darurat.

Sementara itu, rentetan aktivitas gempa yang mengguncang Kepulaun Mentawai, Sumatra Barat dan sekitarnya pada Sabtu petang 2 Februari 2019 merupakan jenis gempa megathrust dengan kedalaman dangkal kurang dari 20 kilometer. Pusat gempa ini terletak di laut pada jarak 29 km arah barat daya Kota Sikakap, Pagai Utara.

Hingga pukul 18.55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 31 kali, dengan kekuatan magnitudo terbesar M=5,9. Ada 4 aktivitas gempa yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat yaitu megnitudo 5,3 6,1 5,3 dan 5,9.

Adapun lokasi pusat gempa yang aktif saat ini terletak di antara segmen yg belum pecah dan yang sudah pecah pada tahun 2007 dan 2010.

Perlu diketahui bahwa, sebelumnya di zona ini pernah terjadi gempa kuat pada 13 September 2007 dengan kekuatan M=8,5 dan M=7,9. Selanjutnya pada 26 Oktober 2010 juga terjadi gempa dengan M=7,8. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB