Hore, Pemkab Pessel akan Bentuk Posginag Setiap Nagari, Ini Sasarannya

Penulis -

Selasa, 29 Januari 2019 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), akan menambah dan membentuk Pos Gizi Nagari (Posginag) di setiap nagari yang tersebar di daerah ini.

Sekretaris Dinkes Pessel, Yuni Andra mengatakan, pihaknya secepat akan membentuk Posginag di daerah ini, tujuannya untuk penanggulangan dan penurunan derita gizi buruk oleh balita dan anak.

“Tujuan untuk mewaspadai gizi buruk terhadap belita, seperti updating data, sasaran pemberian gizi serta pelacakan gizi balita secara dini,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, untuk saat ini sudah ada sekitar 20 unit Posginag di daerah ini, tahun 2019 ini ditambah lagi sesuai kebutuhan masyarakat dan ketersedian nagari yang ada.

“Dari 20 unit ini, tahun 2019 ini akan kita tambah lagi, kalau bisa setiap nagari memiliki pos gizi. Karena tahun 2018, kita telah mempersiapkan sebanyak 100 tenaga kesehatan untuk mendampingi,” jelasnya.

Mengingat kasus gizi daerah itu, Yuni Andra menjelaskan, sepanjang tahun 2018, kasus derita gangguan gizi di daerah cukup menunjukan angka penurunan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dari data Dinkes Pessel, tercatat dari 45 ribu balita yang lahir dan tumbuh, diantaranya mengalami gangguan gizi stunting sekitar 3800 orang, gizi lebih 300 orang dan penderita kurus sekali mencapai 16 orang, sepanjang 2018.

“Jika dibandingkan kabupaten/kota lainnya, penanganan kita cukup baik. Dan angkanya terus mengalami penurunan, seperti halnya dalam kasus stunting dari 13, 2 persen tahun 2017, turun menjadi 8,6 persen atau 3800 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia menambahkan, dukungan penanggulangan gizi di daerah itu, juga mendapat perhatian dari TP-PPK Pessel. Salah satunya dalam program sanitasi lingkungan.

“Dan juga ditambah, program TP-PKK ini sampai ke setiap nagari. Dan kita harap, setelah ada Pos Gizi ini, persoalan gizi di daerah bisa teratasi secara baik,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB