CFD Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padang Padati Jalan Chatib Sulaiman

Penulis -

Minggu, 20 Januari 2019 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar  — Car Fre Day (CFD) yang digelar di jalan Chatib Sulaiman, Padang, Minggu, (20/1/) pagi resmi dibuka. Ribuan orang memadati jalan, yang namanya akan diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Acara tersebut dibuka  Gubernur Sumatera Barat (sumbar) Irwan Prayitno didampingi Wakil Gubernur Nasrul Abit, Walikota Padang Mahyeldi, Kapolda Sumbar Ir. Fakhrizal, Dispora Sumbar Adib Alfikri, dan keluarga dari Chatib Sulaiman.

Gubernur mengatakan, CFD yang diadakan di jalan Chatib Sulaiman ini sudah disepakati secara bersama-saman.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Menurutnya, CFD di Chatib sudah sewajarnya diadakan karena CFD yang berada di kawasan GOR Haji Agus Salim dan di tepi pantai Padang sudah penuh dan sesak.

“Makanya kita bukak lagi disini,” kata Irwan Prayitno.

Menurutnya,  CFD di Chatib Sulaiman ini sama halnya dengan kota metroplitan lainnya. Ada  fasilitas umum, ada yang menggunakan sepeda, senam aerobik, atau karate dan silat dan lainnya.

“Kita bisa bawa anak dan keluarga, harapannya dengan berolah raga kita bisa produktif dan kuat,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dari pantauan Prokabar dilapangan, acara tersebut juga menyediakan beberapa pelayanan dari pemerintah untuk masyarakat.

Seperti pelayanan dari kepolisian kota Padang untuk masyatakat yang ingin membuat surat-surat seperti SKCK dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), pemeriksaan kesehatan dari dinas kesehatan provinsi Sumbar. Serta membuka peluang usaha bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam memasarkan pruduknya.

Salah seorang peserta CFD Wahyu (31), mengatakan acara ini sangat bagus. Meski pertama kali diadakan tapi dihadiri banyak orang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Ada bagusnya ada tidaknya. Bagusnya seperti saya lihat ada berbagai pelayanan dari pemerintah. Buruknya bisa merusak rumput yang baru saja ditanam di pembatas jalan Chatib Sulaiman. Serta sampah akan berserakkan.

“Kalau sampah bolehlah karena ada bank sampah yang disediakan penyelenggra. Kalau rumput yang keinjak kan bisa mati. Tapi semoga saja tidak begitu,” bebernya.

Diketahui, acara tersebut juga ada pemberian hadiah untuk peserta jalan dan pemberian reward bagi yang terbanyak mengumpulkan sampah. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB