3 Pasar Nagari di Tanah Datar Segera Direvitalisasi

Penulis -

Kamis, 17 Januari 2019 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanahdatar, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar menargetkan seluruh rehab pasar Nagari yang akan dilakukan rampung lebih awal. Untuk mncapai target tersebut, berbagai persiapan segera dipersiapkan diawal tahun 2019.

Kepala Dinas Koperindag Tanahdatar Marwan mengatakan, di tahun 2019 ada tiga pasar yang akan direvitalisasi, diantaranya, Pasar Serikat Balai Minggu Pangian-Buo, Pasar Pandai Sikek, dan Pasar Kotobaru.

“Pada tahun 2017 lalu terdapat tiga pasar yang telah di rehab seperti pasar Balaitangah, Pasar Sungayang, Pasar Padanggantiang. Dan pada 2018 terdapat tiga pasar juga yang sudah direhab diantaranya Pasar Rao-rao, Pasar Salimpaung, dan Pasar Tanjungbaru,” ucap Marwan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Untuk tahun ini sebut Marwan, Pasar Serikat Balai Minggu Pangian-Buo telah dianggarkan sebanyak Rp1,3 miliar yang berasal dari dana DAK. Sedangkan untuk Pasar Pandai Sikek juga dianggarkan sebanyak Rp1,3 miliar yang juga dari dana DAK.

“Khusus Pasar Koto Baru dihendle oleh provinsi dengan total anggaran Rp13,6 miliar dari dana DAK. Pemda hanya berperan dalam pengadaan Detail Engenering Design (DED) dengan besaran dana Rp200 juta, dan Rp110 juta untuk Amdal Lalin,” terang Marwan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dalam rencananya, Pasar Koto Baru akan digeser ke arah belakang, sehingga aksi bongkar muat yang selama ini mengganggu lalulintas tidak lagi terjadi.

“Dari dana Rp 13,6 miliar itu sudah dianggarkan juga untuk biaya ganti rugi lahan warga yang lahannya akan dipakai. Sejauh ini persiapan sudah hampir matang, begitu juga dengan pemilik lahan. Nah, khusus lahan ini nantinya akan dinilai tim apresal. Tentunya harga lahan tersebut tidak akan sama setiap pemilik lahan, karena akan dinilai azas manfaatny. Jadi lahan kosong dan lahan produktif tentu akan berbeda harganya,” jelas Marwan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pengerjaan rehab pasar-pasar tersebut rencananya direalisaikan maksimal pada tri wulan ke dua dengan target bulan Oktober seluruh pengerjaan rampung dilakukan. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB