Hidup Seorang Diri, Nenek 75 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah

Penulis -

Minggu, 13 Januari 2019 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Animar (75), warga Jorong Kota Nagari Tapi Selo, Kecamayan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar ditemukan tak bernyawa dengan bersimbah darah dikediamannya, Sabtu (12/1). Menurut keterangan aparat kepolisian, Jasad korban ditemukan pertama kalinya oleh warga yang melakukan pencarian setelah mendapat laporan dari salah satu anak sepupu korban.

” Penemuan jasad korban, setelah Eva, anak sepupu Korban curiga karena sudah setengah jam memanggil korban namun tidak menyahut. Kemudian saksi meminta bantuan beberapa orang warga untuk membantu memeriksa rumah korban. Saat ditemukan warga, jasad Korban berada dengan posisi rebah dengan wajah yang telah menghitam,” ujar Kapolsek Lintau Buo utara Iptu Surya Wahyudi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban, pihak kepolisianpun telah melakukan pemeriksaan luar terhadap korban. Dari pemeriksaan tersebut, disimpulkan sementara jika ditubuh korban terdapat luka lebam, dan luka dibagian pelipis serta mulut dan hidung korban juga mengeluarkam darah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

” Dari luka ditubuh korban dan termasuk dibagian kepala tersebut, disebabkan oleh kekerasan benda tumpul. Diperkirakan kematian sudah terjadi 2-3 hari,” tambah Kapolsek.

Kuat dugaan, Animar merupakan korban perampokan. Pasalnya, dari laporan warga beberapa barang berharga milik korban seperti emas dan uang tunai milik korban tidak lagi ditemukan di lokasi kejadian.

” Berdasarkan keterangan saksi saksi yg ada di TKP mengatakan korban tinggal dirumah tersebut hanya sendiri saja. Dan menurut keterangan saksi pula,  korban ada memiliki kalung emas dan cincin, namun saat korban ditemukan barang barang tersebut sudah tidak ada lagi, berikut dengar uang milik korban juga  hilang sejumlah Rp. 3 juta rupiah,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini, korban dibawah  ke Rumah Sakit Bhayangkara Jati Padang untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban yanh lebih lengkap.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB