Ketua Asita Sumbar Imbau Seluruh Daerah Benahi Objek Wisata

Penulis -

Kamis, 10 Januari 2019 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumbar Ian Hanafiah mengimbau seluruh daerah di Sumbar untuk segera membenahi objek wisata yang ada di daerah masing-masing.

Dia mengatakan, seperti yang dilakukan Pemko Bukittinggi dengan membenahi Jam Gadang harus diikuti oleh objek wisata lain yang ada di Sumbar.

Seperti diketahui, Pemko Bukittinggi terus membenahi objek wisata Jam Gadang, walaupun belum rampung 100 persen keindahan destinasi unggulan Kota Bukittinggi itu sudah membuat ramai pengguna media sosial dengan video keindahan jam peninggalan Belanda itu.

Mereka tak sabar ingin menikmati Jam Gadang dikelilingi air mancur dengan kelap kelip lampu.

Keindahannya bisa menarik pengunjung dan memikat pengunjung objek wisata lain di Sumatera Barat (Sumbar). Dalam artian Jam Gadang bisa saja merebut pengunjung objek wisata lain di Sumbar.

Walaupun dalam satu kesatuan pariwisata Sumbar, namun objek wisata lain juga harus berbenah jika tidak mau ketinggalan.

“Mandeh juga sudah bagus jalannya, objek wisata lain yang ada di Sumbar harus berbenah jika tidak ingin ketinggalan dari Bukittinggi,” ujarnya, Kamis (10/1) di Padang.

Menurutnya, masing-masing daerah yang melakukan pembenahan terhadap objek wisata akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata secara keseluruhan (Sumbar).

Sebab rata-rata wisata tidak hanya menikmati satu objek wisata saat melakukan kunjungan. Sebaliknya jika objek wisata buruk maka akan berdampak kepada yang lain.

“Objek wisata yang berbenah tentu saja berpengaruh kepada kenaikan pengunjung sebab pengunjung ingin tahu apasih yang baru dari objek wisata yang dibenahi. Tapi wisatawan luar mereka tidak hanya ingin menikmati satu objek saja, rata-rata kunjungan mereka tiga hari dengan objek berbeda,” jelasnya.

Berbenahnya Jam Gadang akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata Sumbar. “Pariwisata itu sifat memperngaruhi yang lain, jika ada satu objek wisata saja yang bermasalah seperti parkir liar, preman, main pakuak maka akan berdampak kepada yang lain. Sumbar secara keseluruhan akan cacat dimata wisatawan,” ulas Ian.

Untuk itu, dia berharap setiap daerah berpacu memperbaiki dan membenahi objek wisata yang ada. Tidak hanya fisik namun juga pelayanan yang melibatkan masyarakat dilokasi pariwisata.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB