Pemandian Air Hangat Maninjau Kembali Dikelola, Ini Perubahannya

Penulis -

Minggu, 30 Desember 2018 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar — Siapa pula yang tidak mengenal Danau Maninjau? Destinasi wisata yang sudah tersohor dari Tingkat Nasional dan Mancanegara. Pasca reformasi dan krisis moneter 1998. Disertai terlalu bebasnya touris berwisata, sempat membuat Ninik Mamak menolak dan merupkan pariwisata Danau Maninjau. Diperparah membludaknya keramba, merusak sirna keindahan dan kesejukan Pesona Danau Maninjau.

Dampak buruk tersebut juga membuat Pemandian Air Hangat Maninjau yang sudah ada sejak Kolonial Belanda ini menjadi kelam. Beberapa lama redup, kini Kaum Melayu selaku pemilik lahan kembali melirik potensi tersebut agar dapat termanfaatkan untuk orang banyak. Bahkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Kaum serta masyarakat setempat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Irham Pamuncak (42) selaku pengelola dipercaya pihak keluarga suku Melayu mengatakan pemandian air hangat didirikan sekitar 1925. Selain kebutuhan masyarakat, banyak touris mancanegara yang sudah berkunjung dan menikmati pemandian air hangat ini.

Saat ini Kaum Melayu dipimpin Datuk Marajo. Sedangkan pembangunan Mushalla, Kamar Bilas dan wc sudah lengkap berkat peranan H. Murni Rauf salah satu pemilik sekaligus sesepuh Kaum Melayu tersebut.

“Pembangunan ini sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp120 juta rupiah. Dan ini berkat sumbangan Haji Murni Rauf selaku pihak keluarga yang memiliki kepedulian untuk saat ini. Kami berharap masih ada pihak keluarga yang terus berperan guna pengelolan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kita lanjutnya, juga sangat membutuhkan dukungan Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, Pemerintahan Nagari, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Alim Ulama beserta pemuda dan pemudi. Mengatur regulasi yang baku dan disiplin, sehingga benar-benar menciptakan kenyamanan dan keamanan dari semua pihak.

Sementara itu, Adial Syultanda (36) salah seorang pengunjung sangat puas dan senang dengan adanya pembangunan Mushalla, Kamar Bilas, wc serta pembaharuan fasilitas lainnya. Karena menambah kenyamanan pengunjung menikmati suasana pemandian tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saya warga asli Bayur yang merantau ke Perawang, Provinsi Riau. Setiap liburan sekolah, saya dan 3 orang anak beserta istri selalu ke Maninjau dan menikmati pemandian air hangat ini. Setelah adanya pembangunan penambahan infrastruktur ini, jelas membuat pelayanan semakin lebih baik,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, memang dibutuhkan pengaturan dan pengelolaan yang jelas sehingga pengunjung wisatawan yang hendak ke sini tidak bersamaan dengan penduduk setempat yang juga mau menikmati pemandian air hangat. “Selain itu, aturan lainnya juga masih banyak dibenahi, sehingga berdampak besar pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB