Limapuluh Kota, Prokabar – Pemerintahan Nagari Situjuah Gadang menjadi tercepat di Limapuluh Kota, dalam merumuskan dan mengesahkan APB Nagari 2019.
Hal ini, dipuji Bupati Irfendi Arbi, Sabtu (29/12) kemarin. Kecepatan Situjuah Gadang, tidak terlepaa dari perananan Klinik Keuangan Nagari Kecamatan Situjuah Limo Nagari dengan Format Siskeudes versi 2.1.
“Atas nama Pemkab Limapuluh Kota, kami mengapresiasi pengakhiran kegiatan APB Nagari Situjuah Gadang 2018, sekaligus penyelesaian APB Nagari 2019,” kata Irfendi Arbi.
Wali Nagari Situjuah Gadang Sofyarledi dan Ketua Bamus bersama perangkat Pemerintahan Nagari, sebelumnya berhasil
menyelesaikan APBNagari 2019 sebelum 31 Desember 2018, bahkan sebagai Nagari Pertama dikabupaten Lima Puluh Kota yg menggunakan Format Siskeudes Versi 2.1 sesuai permendagri 20 tahun 2018.
Wali Nagari dan Ketua Bamus juga langsung menerima hasil SK Camat Situjuah Limo Nagari pimpinan Rahmad Hidayat, Sekcam Reyfoster dam Kasi Pemerintahan Nagari Syahrul Isman, tentang evaluasi APB Nagarinya.
Sehingga pada kesempatan itu Bupati jugs mengapresiasi kinerja Klinik keuangan Kec. Situjuah Limo Nagari sebagai salah satu dari 13 Klinik keuangan yg telah dibentuk Bupati ditiap kecamatan.
Inovasi dan terobosan untuk pembentukan Klinik keuangan Kecamatan diluncurkan Bupati tahun lalu di Kecamatan Harau yg diikuti oleh seluruh Kecamatan pada awalnya hanya dibentuk sebagai lembaga konsultasi penyusunan APBNagari.
Sejalan, terbit Perbub nomor 13 th 2018 tentang pelimpahan kewenangan evaluasi APBNagari kepada camat sebagai upaya percepatan penyusunan APBNagari, peran klinik keuangan Kecamatan semakin strategis.
Camat Situjuah Limo Nagari Rahmad Hidayat yang menjadi ketua Klinik Keuangan Nagari menjelaskan, bahwa kunci keberhasilan dari Klinik ini tidak lepas daei dorongan dan perhatian yg sangat serius dari Bupati Irfendi Arbi.
Di dalam struktur tim, selain ketua ada Sekcam Rayfoster dan Kasi PPM Wester Amri sebagai wakil ketua dan Sekretaris, dengan anggota teknis Syahrul Isman, Arion, Rahmat Fauzat dan Hendra Yeni.
Camat yg pernah meraih penghargaan sebagai camat berprestasi Kabupaten itu menyebut, dalam pelaksanaan tugasnya Klinik Keuangan ini tidak hanya menunggu konsultasi dan mengevaluasi APBNagari yg sdh jadi saja akan tetapi yang terpenting tugasnya adalah melakukan pendampingan.
“Ini, dimulai dari penyusunan gagasan awal RKP Nagari, Musrenbang RKPNagari sampai pada pendampingan teknis Penyusunan RAPBNagari dalam bentuk workshop secara marathon masing-masing selama 3 hari disetiap Nagari,” jelasnya. (vbm)
















