Di Negeri Ini, Bela Diri Silat Lestari

Penulis -

Rabu, 19 Desember 2018 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Silat atau Silek, seni beladiri milik masyarakat Minangkabau. Sebagai pertahanan diri dari ancaman fisik dari tindak kejahatan. Kearifan lokal yang sudah ada dari leluhur terdahulunya.

Di Kabupaten Agam, Silek sudah masuk dalam ekstrakulikuler sekolah seluruh tingkat. Hampir sebagian besar SD, SMP dan SMA ada pelatihan silat untuk pelajaranya. Sementara itu, di setiap nagari bahkan antara jorong, ada sasaran atau perguruan silat.

Dan saat ini, hampir setiap Pemerintahan Nagari menganggarkan sebagain Dana Desa untuk pelestarian kesenian beladiri silat. Tidak terkecuali yang dilakukan, Pemerintah Nagari Kampung Pinang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Di akhir tahun 2018 ini dilaksanakan kejuaraan Pencak Silat Persaudaraan Satria Mandiri Muda yang kedua kalinya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

80 orang pendekar tingkat SMP dan SMA dari berbagai perguruan Se-kabupaten Agam berlaga di halaman Kantor Walinagari Kampung Pinang, bertujuan menjalin silahturahmi serta melestarikannya. Berharap generasi muda kembali menyerap nilai-nilai moral, etika dan patriot yang terkandung dalam falsafah silat tersebut.

Menurut Gusri Noval, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, saat mengikuti kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam memang fokus melestarikan silek sebagai kearifan lokal asli orang minang. Sesuai visi dan misi, terwujudnya Kabupaten Agam berkeadilan, inovatif, sejahtera, agamais dan beradat menuju Agam mandiri serta berprestasi madani.

“Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berupaya menjalin kerjasama dengan Instansi OPD lainnya membentuk program terpadu, khususnya seni bela diri silat. Serta menjalin kerjasama dengan Pemerintahan Nagari agar dapat menganggarkan dana desa untuk penunjang semaraknya seni beladiri asli ranah minang ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia kembali mengatakan dari sisi pendidikan, di setiap sekolah, telah digiatkan silat masuk sekolah. Sebagain besar di sekolah Se-kabupaten Agam, sudah memiliki ekstrakulikuler silat. Sehingga memacu semangat generasi mencintai silat.

Selain memiliki nilai-nilai kebudayaan, dalam pendidikan non formal ini akan membentuk generasi yang sportif, beretika, santun dan rela berkorban. “Pada Desember ini, kami juga melaksanakan festival silat dan sudah berlangsung selama 4 hari, tingkat SD dan SMP. Dilaksanakan di 4 sub rayon seperti di Kamang Magek, Matua, Ampek Angkek dan Lubuk Basung dengan jumlah peserta 15 orang dari 16 kecamatan Se-kabupaten Agam,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Walinagari Kampung Pinang, Roni menjelaskan kejuaraan Silat Laga ini sudah tahun kedua. Untuk tahun 2019, berencana menggelar silat tradisi dengan melibatkan seluruh ninik mamak dan pendekar yang ada di Kecamatan Lubuk Basung.

“Kita sangat paham, nilai-nilai pendidikan dalam silat terkandung falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Artinya, silat sangat berpegang teguh dalam nilai-nilai ajaran Islam dan Adat Istiadat Minangkabau,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB