Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang semakin mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Nasional Tani dan Nelayan 2020 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri bersama Kepala Dinas Pangan Kota Padang, Syahrial didampingi Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Padang, Oyon saat desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (19/12).
“Padang untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah Penas Tani ke 17. Diprediksi sebanyak 50 ribu petani dan nelayan dari berbagai provinsi termasuk sejumlah negara Asia akan berkumpul di Kota Padang, pada 20 hingga 25 Juni 2020 mendatang.” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Penas Tani merupakan forum pertemuan yang telah berlangsung sejak tahun 1971, dan menjadi bagian yang sangat strategis dalam upaya membangun kesepaham diantara berbagai stakeholder sektor pertanian maupun perikanan.
Pertemuan tersebut merupakan forum untuk saling bertukar pikiran informasi antar kemitraan jejaring kerjasama antar petani, nelayan, peneliti, penyuluhan, pihak swasta dan pemerintah.
“Perjuangan kita untuk menjadi tuan rumah ini berat, karena seluruh indonesia berhak menjadi tuan rumah. Pada tahun 2014 Gubernur telah meminta ke KTNA Pusat, namun gagal dan yang dapat Aceh, lalu pada 2017 di Aceh kita berjuang lagi dan kita berhasil,” ungkapnya.
Sejak ditunjuk menjadi tuan rumah, Pemerintah Kota Padang telah melakukan banyak persiapan, mulai dari berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar terlait mempersiapkan lahan untuk Penas KTNA, “Dalam Penas tersebut, akan dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan, termasuk menyediakan kolam untuk diisi berbagai jenis ikan,” terangnya.
Sementara itu, Kadis Pangan Kota Padang, Syahrial mengatakan pelaksanaan pembukaan Penas KTNA ini nantinya berpusat di Balaikota Padang.
Selama sepuluh hari kegiatan itu para peserta dipastikan memilki jadwal sangat padat dalam menjalani semua bentuk-bentuk kegiatan yang sudah disusun.
Syahrial menjelaskan, bentuk kegiatan Penas yang dilaksanakan ini diantaranya penggelaran teknologi terkait perkembangan teknologi sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan lain sebagainya.
“Nantinya seluruh peserta penas itu akan menginap di rumah-rumah penduduk pada dua kecamatan Koto Tangah dan Kuranji. sementara untuk tamu VIP seperti kepala daerah dan pejabat tingkat eselon II akan menginap di hotel-hotel,” pungkas Syahrial.
Hingga saat ini, Syahrial menyebutkan, peserta yang sudah mendaftar dan mengikuti Penas KTNA di Kota Padang mencapai 25 ribu orang, dan diperkirakan telah memakan sebanyak 4.179 kamar akan digunakan dengan jumlah sampai hari ini.
“Semakin banyak peserta yang mendaftar maka semakin banyak tempat penginapan yang dibutuhkan ke depannya,” katanya. (hdp)
















