Agam, Prokabar — Sejumlah jajaran Kemenko Maritim, bersama Kementrian PUPR, Kementerian Perhubungan, ESDM dan Pemerintah Provinsi Sumbar didampingi Bupati Agam, Indra Catri melakukan peninjauan lapangan terkait perencanaan perbaikan dan pelebaran jalan provinsi di Palembayan. Seringnya terjadi tanah longsor menutupi badan jalan menjadi perhatian serius semua pihak terkait.
Menurut Indra Catri, terdapat 26 kilometer jalan yang membutuhkan perbaikan dan pelebaran jalan di Palembayan tersebut. Terdapat 3 ruas jalan menjadi prioritas yakni Padang Koto Gadang-Palembayan, Palembayan-Simpang Patai Dan Palembayan-Matur.
Di Padang Koto Gadang menuju Palembayan terdapat 8,3 kilometer dari dana pertimbangan APBN 2019 senilai Rp25, 675 milyar. Sedangkan dari dana APBD Provinsi sebesar Rp6,891 milyar dengan panjang jalan 2,5 kilometer.
Di tahun 2018 ini sudah dilakukan pengerjaan sepanjang 750 meter dengan anggaran sebesar Rp2,69 milyar di Jalur Palembayan-Matur. Di tahun 2019, dialokasikan dana APBD Provinsi sebesar Rp 4,9 milyar perpanjang jalan 1.127 kilometer, ditambah dana pertimbangan pusat Rp 23,3 milyar dengan panjang 7,5 kilometer.
“Progres pertama, tebing tinggi yang rawan longsor harus dirontokan terlebih dahulu. Agar tidak berulang-ulang menutupi badan jalan dan menghambat akses masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Fatol Bahri kadis Parjal Tarkim Provinsi Sumbar menjelaskan jalur Palembayan merupakan jalan sangat strategis penghubung dua jalur nasional. Akses terdekat antara beberapa daerah kota Dan kabupaten. Seperti Akses terdekat Kota Bukittinggi menuju Kabupaten Agam dan Pasaman Barat.
“Jadi kunjungan yang dikoordinator Kemenko Maritim bersama Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, ESDM beserta Pemerintah Provinsi melakukan peninjauan. Sesuai seperti yang dijelaskan Pak Bupati, ini diprogramkan dan dianggarkan ditahun 2019. Terdapat tiga ruas jalan yang tumpuannya itu Palembayan,” terangnya.
Ia melanjutkan dari sisi perhubungan saat ini sangat kurang. Padahal dari sisi letak sangat strategis, karena saat kita melintasi jalan ini sudah mentok ke jalan nasional menuju Pasaman Barat. Begitu juga dari Palembayan menuju Padang Koto Gadang sampai Padang Luar maupun Kota Bukittinggi.
“Mudah-mudahan pengalokasian dari APBN dan APBD Provinsi akses jalan yang centernya di Palembayan ini bisa lebih cepat terealisasi. Dan membuat akses cepat pula pada masyatakat yang melaluinya,” pungkas Fatol. (rud)
















