Subhanallah, Waktu Tunggu Haji Sawahlunto 17 Tahun

Penulis -

Rabu, 5 Desember 2018 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawahlunto, Prokabar – Waktu tunggu keberangkatan haji di Sawahunto mencapai 17 tahun. Hal itu ditetapkan Kementerian Agama perwakilan Kota Sawahlunto, kemarin.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Idris Nazar mengatakan, hal itu disebabkan karena ramainya peminat jemaah yang ingin berangkat ke tanah suci.

Artinya dengan demikian, jemaah yang mendaftar di tahun 2018 ini, maka akan berangkat pada tahun 2035 mendatang.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Jadi JCH yang kami dipanggil sekarang ini, agar tidak mengundurkan diri, pasalnya peluang berangkat haji saat ini tidak mudah dan menunggu waktu yang lama,” katanya dihadapan JCH Sawahlunto yang berangkat tahun 2019 mendatang.

Idris menambahkan, untuk saat ini tercatat ada 54 jemaah yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan dengan 8 cadangan CJH.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Semuanya terdata dalam database Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat),” ujar dia.

Pertemuan dengan JCH bertujuan memberikan informasi umum tentang kesiapan haji, validasi data termasuk persyaratan administrasi lain yang harus dilengkapi.

“Mulai sekarang, JCH supaya menjaga kesehatan, membiasakan diri olahraga ringan seperti jalan kaki setiap pagi,” sebut dia.

Menyangkut bimbingan manasik haji tahun besok, sebut dia, pemerintah hanya menfasilitasi 10 kali pertemuan, 2 kali tingkat kota, 8 kali di kecamatan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, Azwir menjelaskan, 54 JCH Sawahlunto terdiri 22 orang laki-laki dan 32 orang perempuan.

Adapun dari Kecamatan Barangin berjumlah 19 orang, Lembah Segar dan Talawi masing-masing 13 orang, sedangkan Kecamatan Silungkang 10 orang.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB