Pessel, Prokabar – Ratusan rumah warga di dua Nagari di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sejak Kamis (29/11) sore terendam banjir.
“Banjir kali ini merupakan yang terparah sejak empat tahun silam. Selain merendam rumah warga di Nagari Lakitan Tengah, banjir juga merendam rumah warga di Lakitan Timur. Kami memperkirakan ada ratusan rumah yang terdampak,” kata Wali Nagari Lakitan Tengah, Irwandi ketika memantau warga yang terdampak banjir.
Pihaknya memperkirakan ketinggian banjir mencapai ukuran paling tinggi dua meter di lokasi yang paling rendah.
Meminimalkan dampak banjir, katanya, sebagian warga sudah ada yang mengungsi ke rumah warga lain yang berada di lokasi yang lebih tinggi.
Ia menambahkan, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Hujan hingga saat ini memang belum reda dan debit air terus meningkat. Kami terus mengimbau warga untuk tetap waspada,” ujarnya.
Selain memastikan barang-barang berharga, ia juga menyebutkan keselamatan diri jauh lebih penting dari itu semua.
Terkait situasi ini, pihaknya telah melaporkannya ke kecamatan dan akan terus melaporkan perkembangan ini ke kabupaten.
Saat banjir melanda 10 kecamatan di Pesisir Selatan daerah setempat merupakan salah satu daerah terdampak yang paling parah.
Tidak hanya menggenangi rumah warga setinggi dua meter, saat itu banjir bahkan mencapai atap rumah warga, tutupnya.(min)
















