Tari Riak Kambang Maimbau, Tampil Memukau di Pembukaan MTQ Tingkat Pessel

Penulis -

Selasa, 27 November 2018 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Aksi tari massal yang berjuluk “Riak Kambang Maimbau,” membuat mata pengunjung terpukau pada saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 tingkat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Senin (26/11).

Tari massal itu terdiri dari siswa dan siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Lengayang, sebanyak 120 siswa.

Pantauan Prokabar.com di lapangan sejumlah pengunjung berduyun-duyun yang hadir dari pelosok negeri untuk melihat lansung Tari Riak Kambang Maimbau itu.

Sejumlah pengunjung juga terlihat tercengang dan terngaga bahkan terpukau melihat penampilan sejumlah anak sekolah itu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Koreografer tari Riak Kambang Maimbau, Nurhasanah Azam berkisah, tari tersebut menceritakan tentang ajaran Agama Islam, yang mana sangat menganjurkan umatnya untuk selalu membaca dan mengamalkan Alquran sebagai sandaran dalam kehidupan sehari hari, baik di dunia maupun akhirat.

“Selain itu, tarian ini juga kami kolaborasikan dengan budaya dan adat di Pessel, yakni Bajamba. Artinya adalah tradisi makan bersama yang dilakukan di sebuah tempat atau ruangan yang sama oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia menyebutkan, ide tari Riak Kambang Maimbau itu tercipta, dari anak nagari yang sangat menginginkan kegiatan MTQ ke-39 sukses digelar di Pessel.

Bahkan, kata Nurhasanah, persiapan tersebut sudah dilakukan sejak Agustus hingga November 2018 dengan merekrut dan menyeleksi ratusan peserta saat itu.

“Jadi, tarian ini menggambarkan wujud kebersamaan dalam melakukan suatu kegiatan, sehingga terciptalah sebuah gerakan yang harmonis,” ucapnya.

Ia menambahkan, sedangkan koreografer yang terdapat di dalamnya adalah gabungan antar agama dan budaya yang berlandaskan kepada ajaran Agama Islam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Karena pada dasarnya, agama dan budaya merupakan pedoman manusia dalam berkehidupan baik di dunia maupun akhirat. Jadi, dalam tarian ini kami mengutamakan kekompakkan serta saling mengisi antara satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Disisi lain makna yang tesirat dalam tarian tersebut, kata Nurhasanah untuk merubah cara pandang terhadap kegiatan MTQ tersebut. Jangan lagi hanya sebagai sebuah acara seremonial belaka untuk mencari kemenangan dalam seni membaca Alquran, akhirnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB