Cari Petai di Hutan, Petani Halaban Hilang Misterius

Penulis -

Rabu, 21 November 2018 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar – Petani asal Padang Mangunai, Ampalu, Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota, Sumatera Barat bernama Wandi (34) dilaporkan hilang misterius dan tidak pulang saat mencari petai di tengah hutan. Kejadian sudah tiga hari lalu.

Kabar ini, diketahui setelah Kepolisian Sektor Luhak, Resor Payakumbuh menerima laporan masyarakat atas hilangnya Wandi, Rabu (21/11). “Iya, diduga benar (hilang,-red) kata Kapolres Payakumbuh Ajun Komisaris Besar Endrastyawan Setyowibowo.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dihubungi Prokabar lewat sambungab teleponenya, Kapolres Endras merinci kronologis hilangnya pencari petai yang sehari hari bekerja sebagai petani itu.

“Jadi begini, mas. Wandi itu sejak Senin kemarin, ke hutan, bersama dua rekannya. Nama rekannya, masing-masing Andi dan Iyu. Mereka kita duga sudah biasa mencari petai dan hasil hutan,” kata Kapolres.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Entah mengapa, saat jam pulang sudah tiba, Wandi justru tidak muncul di lokasi di mana mereka biasa bertemu sebelum pulang ke rumah masing-masing. “Rekan rekannya tadi, dahuluan pulang,” jelas Endras.

Sementara, Kapolsek Luhak Kaspi Darmis menyebut, saat keduanya dahuluan pulang karena lama benar menanti Wandi, ternyata di Padang Mangunai pria itu tak muncul.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sampai tengah malam, Wandi juga tak pulang. “Sekarabg, hari ketiga yang bersangkutan dinyatakan hilang. Kami masih mencari,” jelas Kapolres Endras dan Kapolsek Kaspi terpisah.

Sementara itu, Kepala Jorong Padang Mangunai Arismanto kepada sejumlah wartawan, membenarkan peristiwa dugaan hilangnya salah seorang warga setempat. “Lagi kami cari bersama sama pak,” kata dia. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB