​Ada Pesona Idul Fitri di Sawahlunto Sumbar

Penulis -

Senin, 26 Juni 2017 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar. Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2017, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus bergerak dinamis memainkan jurus promosinya. Kali ini, dukungan diberikan untuk rangkaian agenda Pentas Seni dalam rangka Hiburan Lebaran yang akan dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Kegiatan tersebut diberi nama Pesona Idul Fitri 1 Syawal 1438 yang dilaksanakan sejak 24 Juni hingga 1 Juli 2017, mendatang.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan mengatakan, kegiatan yang digelar masyarakat dan komunitas wisata budaya ini akan diisi beragam atraksi kebudayaan, religi, dan kuliner. “Ini upaya pemerintah daerah di Sawahlunto dan Kemenpar menjadikan Sawahlunto sebagai Kota Event dan mendukung Kota Arang ini menjadi kota Destinasi Utama Pariwisata di Sumatra Barat,”kata Esthy yang juga diamini Wawan.

Pesona Idul Fitri di Kota Sawahlunto ini, imbuh Esthy, akan dipusatkan di Lapangan Segitiga hingga tanggal 1 Juli 2017. Perwakilan kesenian multietnis akan ditampilkan mulai pada pukul 16.00 WIB s/d 23.00 WIB.”Selain menghibur Wisatawan yang berkunjung ke Kota Sawahlunto, kegiatan ini juga bertujuan untuk menghibur para perantau yang sedang melaksanakan kegiatan Mudik Lebaran di Kampung halaman mereka,” tambah Wawan.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Wawan juga memaparkan, Pesona Idul Fitri 1 Syawal 1438 H ini juga menjadi atraksi pariwisata berbasis masyarakat, yang banyak mengangkat unsur budaya. “Festival ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Kali ini dengan penguatan pada materi acara yang lebih optimal. Tujuannya membentuk kemasan dan dukungan pada potensi daerah sebagai ciri khas dan jati dirinya menjadikan acara semakin tertata dan lebih meriah serta mempunyai nilai jual, ini harus kita jaga terus,” ujar pria yang juga Ki Dalang Wayang Ajen itu.

Untuk rentetan acaranya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Efri Yanto menjabarkan bahwa akan ada beragam atraksi wisata budaya dan religi yang digelar yang dimulai dengan malam takbiran, Apu Jagad Musik DB, Tarian Kuda Kepang Sapu Jagad, juga tarian tradisional yang dipersembahkan Samhggar Galang Maimbau, tari Kuda Kepang Mekar Budaya, Orkes Gambus Al-Ikwan, Tarian Kuda Kepang , hiburan Pillow Band dan Ipemta Talawi, Hiburan seni dari Forum Seni Anak Nagari. Selain itu, juga akan ada Hiburan dari band ibukota Kuali Band.

”Kota Sawahlunto  berjarak 95 km dari kota Padang ini memang terus berbenah diri untuk menjadi ikon wisata Sumbar dengan memanfaatkan bekas tambang batu bara yang sangat  mengandung nilai sejarah yang tinggi karena bekas peninggalan Belanda. Sejumlah even pariwisata didongkrak untuk menaikkan kunjungan wisatawan, termasuk Wisman,”beber Efri.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Efri juga menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah mempersiapkan agenda pariwisata yang akan digelar seperti Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) pada September, Sawahlunto International Songket Carnival (SISCa) pada Agustus, dan Multicultural Festival dan Makan Bajamba pada penghujung tahun. Juga sejumlah kegiatan lainnya adalah Festival Muharam, Festival Wayang Nusantara, Tour de Singkarak (TdS), Festival Burung Berkicau, Pagelaran Seni Budaya Daerah, Festival Randai, Festival Musik Kerawitan, Mountain Bike, dan event lainnya.

”Pelaksanan sejumlah agenda ini efektif meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sawahlunto. Tahun 2016, kunjungan wisatawan mencapai 876.000 orang dan 1.888 orang wisatawan mancanegara. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 1 juta orang,”jelas Efri.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik hadirnya Pesona Idul Fitri 1 Syawal 1438 H di Kota Sawahlunto ini. “Pemerintah Daerah Sawahlunto tepat mengambil momen. Jadikan #MudikPenuhPesona, Culture values harus ada tiap daerah. Yang juga harus penting itu harus ada economic valuesnya dan berharap Pesona Idul Fitri ini dapat memberikan efek ekonomi dan kesejahteraan kepada masyarakat, dan jangan lupa tetap menarik untuk wisatawan mancanegara,” kata Menpar Arief Yahya.(rls)

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Berikut Agenda Lengkap Pesona Idul Fitri 1 Syawal 1438 H kota Sawahlunto

Sabtu, 24 Juni 2017

Malam Takbiran di Lapangan Segitiga Mulai jam 20.00

Minggu, 25 Juni 2017

DB Musik, Lapangan Segitiga , mulai pukul 20.00

Senin, 26 Juni 2017

Kuda Kepang Sapu Jagad, di Lapangan Karang Taruna Durian I , mulai jam 16.00

Sanggar Galang Maimbau, Lapangan Segitiga, jam 20.00

Selasa, 27 Juli 2017′

Kuda Kepang Mekar Budaya di Halaman Bank Mandiri Syariah MKB, mulai jam 16.00

Orkes Gambus Al-Ikhwan di lapangan Segitiga, mulai jam 20.00

Randai Nagari Silungkang, di Pasar Klungkung , jam 20,00

Rabu, 28 Juni 2017

Kuda Kepang Bina satria di Lapangan Segitiga , jam 16.00

Pillow Band dan Ipemta Talawi, di Terminal Talawi, mulai jam 20.00

Forum Seni Anak Nagari, di lapangan segitiga mulai jam 20,00

Kamis, 29 Juni 2017

Kuda kepang Bima Sakti, di kampung Teleng, mulai jam 16.00

Randai Tapian Janiah, di lapangan segotiga , mulai jam 20,00

Sabtu, 01 Juli 2017

Kuda kepang Harapan Jaya, di lapangan segitiga, mulai jam 16.00

Kuali Band, di lapangan Segitiga, mulai jam 20.00

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB