Tiga Hari Hanyut, Syaiful Efendi Ditemukan Tewas

Penulis -

Sabtu, 17 November 2018 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tiga hari proses pencarian korban, akhirnya Syaiful Efendi (48) warga Kampung Sungai Nyalo, Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudik, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ditemukan tewas, Sabtu (17/11) subuh.

Jenazah Syaiful Efendi yang diduga hanyut terbawa arus sungai pada Rabu (14/11) lalu, berhasil ditemukan di sekitar aliran sungai Kampung Koto Tuo Nagari IV Koto Hilie dengan jarak 4 kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di Sungai belakang SD Negeri 30 Tuo Nunang.

“Jenazah korban pertama kali ditemukan ibu-ibu yang hendak mandi di sungai. Melihat sosok mayat, ibu-ibu terkejut dan langsung memanggil warga,” sebut Tasri (36) seorang tokoh Pemuda setempat.

Ia menjelaskan, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah mengambang dalam posisi tertelungkup dipermukaan sungai. Persisnya lokasi penemuan korban, tepat di tempat pemandian warga.

“Jadi saat ibu-ibu mengabari warga, kami langsung dari pemuda bersama polisi ke lokasi. Saat itu, tubuhnya sudah mengambang dan masih utuh lengkap dengan memakai celana dalam kondisi tak bernyawa,” terangnya.

Kanit Binmas Polsek Batangkapas, Bripka Aptrio Naldo, membenarkan saat penemuan jenazah korban langsung di larikan ke Puskesmas setempat untuk diautopsi.

“Sudah diautopsi di Puskesmas setempat dan setelah itu langsung di bawa ke rumah duka. Dan siang ini Sabtu (17/11) akan dilakukan penguburan jenazah dari pihak keluarga,” ungkap Bripka Aptrio Naldo.

Sebelumnya, diketahui Syaiful Efendi (48) diduga terbawa arus saat sedang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mesin pengerjaan proyek dengan menyeberangi sungai.

Kalaksa BPBD Pessel, Herman Budiarto mengatakan, saat kejadian debit air sungai sedang tinggi sehingga Syaiful tidak kuat menahan terjangan air yang kemudian menghanyutkannya.

“Ia diduga hilang karena menahan keseimbangan tubuh saat membawa BBM,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB