Agam, Prokabar — Ketua MUI Kabupaten Agam, Fauzi Damrah meradang betebarnya informasi daerahnya merupakan daerah kedua terbanyak LGBT. Menurutnya, meski kebenaran data yang dilakukan salah satu lembaga penelitian tersebut masih diragukan, namun hal tersebut membuat gaduh dan kerisauan di Daerah Berlambang Harimau itu.
“Informasi yang sempat digadang-gadangkan dimedia tersebut merisaukan kami di Agam ini. Data yang belum kami akui kebenaranya tersebut akan tetap menjadi respon dengan sejumlah sikap,” katanya.
Ketua MUI Agam telah menyurati seluruh MUI di seluruh Kecamatan dan dapat berkoordinasi dengan Camat dan KUA setempat. “Menyikapi dan melakukan aksi pembuktian kebenaran harus kita lakukan,” tuturnya.
Ia juga berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Agam untuk bertindak dan melakukan aksi. “Sehingga keresahan penyakit masyarakat sesama jenis atau prilaku penyimpangan tersebut tidak merusak Agam Madani yang telah kita gadang-gadangkan sebelumnya,” tutup Fauzi. (rud)
















