Temui 31 Bupati, Ini Yang Disampaikan Presiden

Penulis -

Senin, 12 November 2018 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklarifikasi isu yang menyebut dirinya sebagai antek asing dan aseng yang banyak disebut-sebut di sejumlah media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

“Beliau menyampaikan bahwa sekarang banyak investasi negara yang kembali kepada negara, salah satunya misalnya minyak, Freeport, semuanya kan hal yang tidak mudah diambil alih. Nah kalau membuktikan beliau pro asing pada kenyataan sekarang sudah kembali kepada Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupatan Seluruh Indonesia (APKASI) Mardani H. Maning seusai bersama 31 bupati diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) .

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Adapun terkait masalah aseng, Presiden menjelaskan, kalau aseng kita di sini yang jadi TKA (Tenaga Kerja Asing) tidak sampai 1% dari penduduk Indonesia, 0,0 sekian ya. Sedangkan di negara lain ada sampai 20%.

“Nah TKI yang ada di China atau penduduk Indonesia yang ada di China itu ada sekitar 80 ribu kalau tidak salah, itu lebih besar dari jumlah TKA China yang ada di Indonesia. Berarti yang sebenarnya China menyerang Indonesia, tetapi Indonesia lah yang menyerang China yang ada di sana,” ungkap Mardani mengutip penjelasan Presiden Jokowi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Bupati Banyuwangi Azwar Anas yang mendampingi Mardani menambahkan, dalam pertemuan itu posisi Presiden Jokowi sebenarnya menjawab pertanyaan, dan ini memang sesuai harapan para bupati yang kadang membuat mereka sibuk menjawab isu-isu di media sosial (medsos) menyangkut Presiden dan pemerintah.

“Kita berterima kasih karena Presiden sudah memberikan jawaban yang lugas,” kata Azwar.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara Mardani menjelaskan, dalam pertemuan dengan para bupati itu, Presiden Jokowi secara lugas menjawab isu-isu hoaks yang selama ini berkembang.

Mardani menjelaskan, isu-isu yang menyangkut Presiden dan Pemerintah tidak terkait langsung dengan kinerja pada bupati. Hanya saja karena ini menyangkut Kepala Negara, maka para bupati harus bisa menjawab isu-isu dimaksud.

“Tidak mungkin sebagai lambang negara diisukan hoaks, kalau benar tidak jadi masalah, kalau tidak benar ya kita wajib dong membela Presiden kita sebagai Kepala Negara,” tegas Mardani. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB