Sejak Lama, Sisa Longsor di Bahu Jalan Nasional Dibiarkan

Penulis -

Jumat, 9 November 2018 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tumpukan sisa longsor di Jalan Lintas Nasional, Kenagarian Koto Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dibiarkan begitu saja alias belum disentuh.

Tumpukan sisa longsor tersebut, meresahkan pengendara dan warga. Sebab, tumpukan sisa longsor itu sudah lama tidak di bersihkan dan mengganggu akses jalan.

Pantauan Prokabar.com di lapangan, sisa longsor itu berupa batu dan tanah yang berada di bahu jalan, sisa longsor tersebut sejak satu bulan belakangan ini. Dan belum ada tanda-tanda pihak yang berwenang untuk membersihkan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Jika dibiarkan begitu saja, maka akan mengganggu akses pengendara yang melintasi jalan itu. Karena jalan yang dilewati menjadi sempit.

“Kondisi seperti ini sudah lama sekali, seolah-olah hanya dibiarkan saja. Padahal tumpukan batu sudah memakan sebagian ruas bahu jalan. Jadi apabila kendaraan besar melintasi berlawanan arah akan berhenti dulu, karena jalan sempit,” kata warga setempat, Ilun (38) kepada Prokabar.com.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dikatakan Ilun, selain jalan sempit, tumpukan batu dan tanah itu juga berada persis di tikungan tajam. Apabila dibiarkan seperti itu, bisa mengancam keselamatan pengendara.

“Kalau dibiarkan seperti ini terus. Bisa mengakibatkan kecelakaan, apalagi tumpukan batu pas di berada di tikungan tajam,” ujarnya dengan nada kesal.

Senada dikatakan Ilun, salah seorang pengendara roda empat, Amran (42) mengatakan, setiap kali melintasi jalan tersebut, dirinya sering terkejut dan nyaris terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Apabila melintasi jalan itu, saya harus hat-hati, apalagi lewat pas berlawanan arah dengan kendaraan roda empat, sebab, selain di tikungan tajam, juga tidak ada rambu-rambu dan penerangan jalan,” ungkapnya.

“Kepada pihak terkait, secepatnya untuk membersihkan, jika dibiyarkan begitu saja, makan akan ada korban jiwa. Karena, sisah longsor itu sudah sejak lama hingga kini belum juga dibersihkan,” harapnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB