Warga Padang Kesulitan Mendapatkan Gas3 Kilogram

Penulis -

Rabu, 7 November 2018 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sebagian masyarakat Kota Padang di beberapa lokasi kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Jikapun ada, harganya juga beragam ditiap pengecer dengan harga jualnya melampaui Harga Eceren Tertinggi (HET).

Heni (37) salah seorang ibu rumah tangga di Siteba, kepada Prokabar.com, Rabu (7/11) megakui hahwa dirinya susah mendapatkan gas melon tersebut. “Kalau saya masih ingat, sudah dua bulan ini saya kesulitan mencari gas tersebut. Itupun terkadang mencarinya ke kecamatan lain,” sebutnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Diakui Heni, gas untuk masyarakat miskin itu dibelinya dengan harga Rp 22 ribu. “Ada juga yang menjual Rp 24 ribu, tergntung pengecernya,” tambahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Meski mahal, ia mengaku tak punya pilihan dan tetap membeli karena untu keperluan memasak harian.

Sementara itu, pantauan ditingkat pengecer hal tak jauh berbeda juga terjadi. Contohnya salah satu pengecer yang berjualan di kawasan Aur Indah, Padang Timur. Iza (41) pengecer gas itu mengakui bahwa dirinya menjual gas itu dengan harga Rp 24 ribu. “Diwarung lain ada juga yang menjual hingga Rp 25 ribu. Harganya beragam,” tutur Iza.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diketahui, pengaturan HET elpiji 3 kg berdasarkan peraturan Gubernur Sumbar Nomor 95 Tahun 2014 Rp 20 ribu tingkat pangkalan dan Rp 22 ribu tingkat pengecer. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB