Isu LGBT Meruyak, Ini yang Dilakukan Pemkab Pessel

Penulis -

Selasa, 6 November 2018 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengantisipasi meruyaknya isu tentang kehadiran kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di tanah air khususnya di negeri berjulukan sejuta pesona ini.

Bupati Pessel Hendrajoni, meminta Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Kesatuan Masyarakat (Kesbangpol) dan Satpol-PP agar LGBT tak masuk di Pessel ini.

“Ini harus segera diantisipasi agar tak masuk, karena dampaknya sangat merusak tatanan sosial. Apalagi, belakangan ini isu tersebut sudah masuk ke Sumbar, supaya generasi muda tidak termasuk golongan itu,” ujarnya kepada Prokabar.com Selasa (6/11) melalui telepon.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, pihaknya akan mendata, jika ada yang kedapatan maka akan diobati dan diberi penyuluhan atau bimbingan rohani.

Namun, untuk sementara pihaknya belum ada menemukan hal itu, selanjutnya pihaknya akan melakukan pemantauan bersama pihak-pihak yang terkait.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Supaya tidak masuk kesekolah, maka kepada guru agar mencegah masuknya paham yang  bertentangan dengan nilai-nilai agama, kepribadian dan budaya itu di sekolah sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dimasyarakat. Jika ada tindakan yang mencurigakan dan mengarah pada kelompok LGBT ini, segera laporkan kepada pemerintah daerah melalui kesbangpol dan Satpol-PP.

“Kami siap melaksanakan hal itu untuk menjaga tatanan sosial masyarakat tetap aman dan damai dari gangguan isu yang dapat merusak generasi muda,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami juga mengimbau orang tua agar memantau kegiatan anak-anak di luar rumah karena kita tidak mau anak-anak kita sebagai generasi penerus terjerumus kepada perilaku yang tidak senonoh yang bisa merusak mental dan moral generasi muda,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB