BPBD Limapuluh Kota Taksir Kerugian Rp6 Miliar

Penulis -

Senin, 5 November 2018 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar – Jumlah kerugian akibat bencana banjir dan longsor di tujuh kecamatan di Limapuluh Kota, Sabtu dan Minggu (4/11) kemarin, ditaksir menembus angka Rp6 miliar.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jhoni Amir, usai mengantarkan bantuan mendampingi Bupati Irfendi Arbi, di sejumlah titik, Senin (5/11).

“Hitungan sementara kisaran Rp5,8 miliar. Tapi kami prediksi, setelah seluruh hitungan kerugian tuntas, ini bisa menembus Rp6 miliar, bahkan lebih,” sebut Jhoni Amir.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dia menyebut, adapun dampak bencana banjir, mengakibatkan 400 unit rumah terendam dan mengalami kerusakan ringan dan sedang. “Kerugian rumah ini saja, kisaran Rp859 juta,” jelasnya.

Belum lagi, lahan pertanian kata Jhoni Amir, juga rusak seluas 174 Hektare dengan kalkulasi kerugian Rp870 juta. Untuk sektor perikanan, kerugian ditaksir Rp1,6 miliar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sedangkan ternak yang mati akibat bencana, tidak banyak. Ada 16 kandang ayam yang diseret air. “Kerugian ayam ini, kisaran Rp17 juta,” imbuhnya.

BPBD juga memastikan, dua jembatan rusak.
Ditambah, ambruknya badan jalan di batas Situjuah Batua dan Tungka. Jalan ini sudah lama terban. Akibat hujan deras, kembali berlobang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Untuk kerugian jembatan dua unit, kisaran Rp750 juta dan tiga titik ruas jalan yang rusak, kisaran Rp1,7 miliar,” terang mantan Kabag Humas Setdakab Limapuluh Kota itu.

Kemudian, juga hanyut satu unit rumah warga ditambah kerusakan satu unit mushaallah. “Ini belum masuk di sektor pendidikan,” demikian Jhoni Amir.

Dia menyebut, data itu baru sementara. Belum final. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB