Pengungsi di Limapuluh Kota Mulai Terserang Penyakit

Penulis -

Senin, 5 November 2018 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar — Bencana alam di Limapuluh Kota diyakini masih akan terus terjadi, berhubung cuaca yang ekstrim dan hujan tak henti henti.

Sementara, di tenda pengungsian di Lareh Sago Halaban, puluhan masyarajat terdata oleh Relawan Merpati Putih, satuan tugas bencana bentukan Dinas Kesehatan, diserang penyakit.

Menurut petugas medis dan relawan Merpatih Putih, bentukan Dinas Kesehatan, mulai terserang sakit magh dan pusing pusing. “Kami menduga, akibat terkejut,” kata relawan Merpati Putih.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Penyakit ini , disebut grastitis lambung yang terjadi akibat peradangan dinding lambung. Selain itu, warga juga terkena penyakit inveksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare, faringitis dan konjungtivitis.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pemkab Limapuluh Kota memastikan, siaga darurat bencana. Seluruh kekuatan dipadukan dalam menangani bencana ini. “Kita lakukan penanganan bencana yang komprehensif,” kata Bupati di dapur umum tenda pengungsian.

Bupati dan Wabup meminta, masyarakat tidak takut dengan bencana. “Jangan panik, insyaAllah, kita berdoa kepada Allah SWT. Pemkab akan maksimal, berkoordinasi dengan TNI dan Polri,” jelas Bupati Irfendi Arbi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Walau dihantam bencana, namun aktifitas Pemerintahan kata Irfendi, tidak terganggu. “Hari ini kita tambah lagi dirikan satu posko utama di eks kantor bupati, di Kota Payakumbuh. Karena di sana di tengah tengah, akses mudah dijangkau,” imbuh Bupati. (Vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB