Agam, Prokabar – Peristiwa bencana alam tidak hanya melanda Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung saja di Kabupaten Agam. Di Kecamatan Baso dan Kecamatan Palupuah terjadi longsor.
Menurut Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi, di Kecamatan Baso terjadi tanah longsor di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Jumat Malam (2/11) dengan tinggi material 25 m lebar 10 m. Material longsor mengenai rumah masyarakat atas nama Armi (62).
Di Palupuah lanjutnya, longsor terjadi di Km 43, Jorong Haraban Nagari Nan Tujuah, pada Delapan pagi tadi (3/11). Material longsor menutupi sebagian badan jalan Nasional Bukittinggi menuju Medan. “Jalan bisa dilalui dengan cara buka tutup,” ungkapnya.
Sedangkan di Kecamatan Lubuk Basung terjadi luapan air sungai Batang Antokan Kurao, Jorong Pasa Durian Nagari Manggopoh, Jumat Malam. Mengakibatkan 8 KK atau 20 jiwa diantaranya 4 balita terjebak banjir.
“Di area luapan air sungai tersebut merupakan jalan menuju lahan perkebunan. Masyarakat tinggal di lahan sementara untuk berkebun. Masyarakat bukan warga pribumi, melainkan warga Pasaman yang menompang di sana,” tuturnya.
Rangkaian peristiwa dipicu curah hujan lebat dan luapan air sungai. Sementara longsor dan jalan terban merupakan langganan daerah Kabupaten Agam. “Mengingat daerah perbukitan dan lokasi rawan bencana, kami BPBD Agam menghimbau seluruh masyarakat untuk siaga bencana,” tutupnya. (rud)
















