Rawat Adik Berkebutuhan Khusus, Riri Menyimpan Asa Ingin Bersekolah Kembali

Penulis -

Kamis, 1 November 2018 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rudi Yudhistira

 

Sungai Batang, Prokabar — Kisah ini berasal dari Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Riri (18) harus menanggung beban sebagai kakak untuk merawat adiknya Aditya (15), mengalami cacat mental dan fisik.

Akibatnya, ia harus putus sekolah dan hingga saat ini tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Petaka itu berawal kepergian sang ibu, meninggalkan Ayah beserta 2 orang adik laki-lakinya.

“Ibu pergi dan entah kemana. Saya harus merawat adik dan tidak bisa sekolah lagi,” tutur Riri disertai linangan air mata tak terbendung mengungkapkan curahan hati selama ini terpendam dalam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Riri anak pertama dari Fajri (46) dan memiliki 2 orang adik laki-laki. Adik dibawahnya, bernama Aditya mengalami step dan lemah. Ia harus inten merawan dan menjaga adiknya tersebut.

Bila ditinggal sendiri, maka sang adik akan berbuat tidak karuan dan bahkan membahayakan diri sendiri. Sedangkan si bungsu bernama Farel (11), berhasil bertahan menjalani pendidikannya.

“Saya sangat berharap bisa menjalani kehidupan bersekolah dan sukses seperti kebanyakan orang. Tapi apa daya, saya harus menjaga dan merawat Adit,” Ungkap Riri sambil menangis.

Walinagari Sungai Batang, Jhon Hendra mengatakan keluarga kecil Riri salah satu dari 200 KK miskin yang ada di Sungai Batang. “Jumlah penduduk mencapai 6 ribu jiwa dan keluarga Riri ini salah satu rumah tangga yang mengalami masalah tersulit,” kata Jhon Hendra.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kami sangat berharap lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Agam, Khususnya Dinas Pendidikan dan stakeholder lainnya, dapat memberikan solusi. “Kami akan mencoba lagi untuk menghubungi pihak terkait tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Dodi bersama Hendra, Amil Pelaksana Teknis Baznas Kabupaten Agam mengungkapkan informasi tersebut menjadi studi kasus paling menarik untuk dituntaskan. “Kondisi Riri sangat memprihatinkan. Putus sekolah akibat merawat dan menjaga adik kandungnya Aditya menderita penyakit kelainan,” terang Dodi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ayahnya Fajri cukup gigih dan masih kuat untuk bekerja mencukupi kebutuhan harian anak-anak mereka. “Hanya saja persoalan ini berbeda. Aditya dan Riri membutuhkan penanganan khusus pada semua pihak. Ini harus segera kita carikan solusinya, terutama berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Agam dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat,” terangnya lagi.

Akan tetapi, laporan harus diajukan Walinagari, Kecamatan dan sampai ke Pemerintah Daerah. “Untuk semetara, kami akan memberikan program pemberdayaan atau bantuan konsumtif, bila memang dibutuhkan keluarga kecil ini,” tutup Dodi.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB