Duka Pemko Padang Untuk Korban Lion Air JT 610

Penulis -

Selasa, 30 Oktober 2018 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Kerawang, Jawa Barat menyisakan duka bagi masyarakat kota Sumatera Barat dan Kota Padang khususnya.

Untuk itu, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mewakili Pemerintah Kota Padang menyampaikan ucapan belasungkawa untuk para korban dan kelurga.

“Turut berduka cita atas kecelakaan pesawat Lion Air penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang yang mana disana juga ada sejumlah warga dari Sumatera Barat. Mudah-mudahan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dan saudara kita yang menjadi korban ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah,” ungkapnya saat ditemui disela-sela kegiatan, Selasa (11/08)

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut ia mengajak masyarakat agar mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan meminta kementerian terkait agar bisa menyampaikan penjelasan terkait insiden tersebut. “Kepada jajaran kementrian terkait bisa menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi permasalahan, karena sudah beberapa kali terjadi sehingga kedepan kementrian terkait bisa menyikapi hal tersebut, sehingga angkutan udara maupun angkutan lainnya akan lebih terjamin bagi masyarakat.” harapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dari data yang dihimpun, setidaknya ada delapan penumpang berasal dari Sumatera Barat yang menjadi korban kecelakaan pesawat tersebut.

Berikut nama nama urang awak yang menjadi korban kecelakaam pesawat Lion Air JT 610:

1. Hasnawati (Hakim Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung & Alumni Fakultas Hukum Unand).

2. Rijal Mahdi (Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung & Berasal dari Kamang Hilir, Agam).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

3. Rivandi Pranata (Pegawai Kemenkeu dan Alumni SMA Negeri 10 Padang).

4. Tamj Julian (Karyawan Telkomsel asal Jorong Aia Randah, Nagari Gaduik, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten 50 Kota)

5. Mery Yulyanda (Pramugari Lion Air asal Nagari Tanjuang, Kecamatan Sungayang, Tanah Datar.

6. Shinta Melina (Pramugari Lion Air, Asal Siteba, Padang)

7. Fauzan Azim (Asal Danguang-Danguang, Kabupaten Limapuluh Kota).

8. Reo Yomitro(Asal Paninggahan, Kabupaten Solok).

(hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB