Padang, Prokabar — Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Kerawang, Jawa Barat menyisakan duka bagi masyarakat kota Sumatera Barat dan Kota Padang khususnya.
Untuk itu, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mewakili Pemerintah Kota Padang menyampaikan ucapan belasungkawa untuk para korban dan kelurga.
“Turut berduka cita atas kecelakaan pesawat Lion Air penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang yang mana disana juga ada sejumlah warga dari Sumatera Barat. Mudah-mudahan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dan saudara kita yang menjadi korban ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah,” ungkapnya saat ditemui disela-sela kegiatan, Selasa (11/08)
Lebih lanjut ia mengajak masyarakat agar mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan meminta kementerian terkait agar bisa menyampaikan penjelasan terkait insiden tersebut. “Kepada jajaran kementrian terkait bisa menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi permasalahan, karena sudah beberapa kali terjadi sehingga kedepan kementrian terkait bisa menyikapi hal tersebut, sehingga angkutan udara maupun angkutan lainnya akan lebih terjamin bagi masyarakat.” harapnya.
Dari data yang dihimpun, setidaknya ada delapan penumpang berasal dari Sumatera Barat yang menjadi korban kecelakaan pesawat tersebut.
Berikut nama nama urang awak yang menjadi korban kecelakaam pesawat Lion Air JT 610:
1. Hasnawati (Hakim Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung & Alumni Fakultas Hukum Unand).
2. Rijal Mahdi (Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung & Berasal dari Kamang Hilir, Agam).
3. Rivandi Pranata (Pegawai Kemenkeu dan Alumni SMA Negeri 10 Padang).
4. Tamj Julian (Karyawan Telkomsel asal Jorong Aia Randah, Nagari Gaduik, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten 50 Kota)
5. Mery Yulyanda (Pramugari Lion Air asal Nagari Tanjuang, Kecamatan Sungayang, Tanah Datar.
6. Shinta Melina (Pramugari Lion Air, Asal Siteba, Padang)
7. Fauzan Azim (Asal Danguang-Danguang, Kabupaten Limapuluh Kota).
8. Reo Yomitro(Asal Paninggahan, Kabupaten Solok).
(hdp)
















