Padang, Prokabar — Masih terlintas dalam benak Melwani (59), orang tua dari salah satu korban kecelakaan maskapai Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Shintia Melani saat ia menjemput anaknya ke salah satu hotel di Padang sebulan yang lalu. Shintia Melani merupakan pramugari asal Padang.
Saat ditemui wartawan termasuk Prokabar.com di kediamannya di RT.001/RW.006 Kel.Kurao Pagang, Padang, Senin (29/10), sejumlah kerabat Shintia tampak histeris dan tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
“Terakhir saya bertemu dengan anak saya sebulan lalu, setelah itu dia kembali bertugas,” kenang Melwani.
Diceritakan Melwani, setelah menamatkan diri di SMAN 12 Padang, Shintia yang merupakan anak sulungnya itu, kemudian bekerja sebagai pramugari di maskapai tersebut.
“Dia sejak tamat sekolah, langsung diterima menjadi pramugari di Lion Air,” ujar Melwani.
Lebih lanjut dikatakan, sebelum kecelakaan Lion Air ini, pihaknya tidak ada mendapatkan firasat apapun.
“Saya baru tahu adanya kecelakaan ini dari pihak Lion Air. Lalu, ibu Shintia langsung berangkat ke Jakarta. Pihak Lion Air mengatakan, kalau anak saya berada di maskapai tersebut,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan salah seorang kerabat keluarga, Neng, pihaknya juga mendapatkan kabar dari keluarga Shintia. “Dalam keseharian Shintia merupakan anak yang riang dan baik. Selain itu, lulusan SMAN 12 Padang juga mudah akrab dan gampang bergaul di lingkungan keluarga maupun di luar keluarga,”tutupnya. (gas)
















