Pesisir Selatan, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sepertinya harus bekerja keras dalam pengadaan Lampu traffic light di persimpangan jalan utama Kota Painan.
Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan lampu traffic light tidak cukup hanya dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja. Sedangkan wilayah-wilayah yang minim penerangan jumlahnya terbilang banyak.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pessel, Nuzirwan mengatakan, walaupun pihaknya sudah mengupayakan usulan pengadaan anggaran dalam APBD murni 2018, namun nyatanya masih saja batal. Karena terkendala anggaran, dari total anggaran yang diajukan tidak semua dapat diakomodasi.
“Misalnya untuk tahun ini 2018, kami memperoleh angaran senilai Rp375 juta untuk hanya merawat dan itu termasuk lampu penerangan sepanjang jalan di Pessel,” ujar Nuzirwan di ruang kerjanya Senin (29/10).
Untuk lampu traffic light tersebut sudah diusulkan pada tahun 2018, namun batal, dan pada tahun 2019 nanti pihaknya akan mencoba mengusulkan kembali dalam APBD, ungkapnya.
Sehingga penganggaran lampu traffic light memang harus dilakukan secara bertahap. Misalnya untuk tahun depan (2019) akan diusulkan kembali.
“Maka dari itu, kami juga mencoba mengajukan usulan ke Pemkab dengan harapan dapat dikabulkan. Kami mengusulkan anggaran satu titik senilai Rp50 juta,” ujarnya.
Menurut dia, anggaran tersebut cukup untuk menangani beberapa titik di kawasan Kota Painan. Misalnya, jalur padat penduduk yang kerap dilalui.
“Kami belum dapat memastikan apakah anggaran tersebut dapat disetujui. Hendaknya semua stakeholder dapat memperhatikan hal ini. Terlebih Jalan utama Kita Painan,” tutupnya. (Min)
















