Keluarga Korban Berdatangan, di Laut Baru Benda Mengapung yang Bertemu

Penulis -

Senin, 29 Oktober 2018 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Keluarga penunpang Lion Air sudah berdatangan ke bandara Pangkal Pinang, sejak Senin (29/10) pagi. Sementara tim SAR belum menemukan para penumpang.
Mereka sedih, banyak yang menangis. Tak sabaran menunggu informasi mutakhir. Beberapa orang terlihat duduk dan gelisah.

*Menyelam*

Tim elite personel TNI Angkatan Laut, Komando Pasukan Katak (Kopaska) tengah bersiap melakukan penyelaman untuk mengecek bangkai pesawat di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin.

“Dua Sea Rider tim Kopaska sudah tiba dan sedang persiapan yang dibantu Basarnas untuk penyelaman,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Kolonel Laut (P) M Zaenal, di Jakarta, Senin.

Menurut dia, sejumlah kapal perang telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban dan bangkai pesawat.

“KRI Sikuda-863, KRI Tenggiri-865 dan Kal Kobra-867 sudah berada di lokasi ditemukannya serpihan pesawat,” kata Zaenal.

Selain itu, TNI AL juga mengerahkan KRI Rigel-933 yang memiliki kemampuan mendeteksi keberadaan benda dalam air, 10 tim survey Pushidrosal, KAL Sanca-815, 5 unit Sea Rider, Tim Penyelam, Denjaka, Taifib sebanyak 40 orang dari Komando Armada I, Lantamal III Jakarta, dan Marinir, Jakarta, tulis antara.

Pengerahan beberapa unsur kapal perang (KRI) untuk melaksanakan Search and Resque (SAR) jatuhnya pesawat terbang Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang di Perairan Karawang, Jawa Barat yang sebelumnya mengalami “lost contact”.

Pesawat tersebut membawa 189 penumpang dan jatuh di sekitar Perairan Karawang.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB