Kuartal III-2018, BNI Bukukan Laba Bersih Rp11,44 Triliun

Penulis -

Senin, 22 Oktober 2018 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat laba bersih Rp11,44 triliun per September 2018, tumbuh 12,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp10,16 triliun.

“Pertumbuhan laba bersih didorong pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) BNI disertai perbaikan kualitas aset. Kinerja dibukukan di tengah pengetatan likuiditas menyusul ketidakpastian makro ekonomi global,” ujar Wakil Presdir Bank BNI Anggoro Eko Cahyo dalam siaran pers yang diterima Senin (22/10).

Sepanjang sembilan bulan pertama 2018, lanjut Anggoro, BNI mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 14,2 persen (YoY), dimana komposisi DPK didominasi oleh dana murah (CASA) yang mencapai 61,9 persen atau meningkat dibandingkan CASA pada periode yang sama tahun 2017, yaitu 60,4 persen.

Menurutnya, pertumbuhan laba bersih BNI ini ditopang oleh NII yang meningkat dari Rp23,51 triliun pada Kuartal III Tahun 2017, menjadi Rp26,01 triliun pada Kuartal III 2018.

“Pertumbuhan NII merupakan hasil dari penyaluran kredit BNI yang tetap terkelola dengan prudent dan optimal,” katanya.

Anggoro memaparkan, pada Kuartal III Tahun 2018, BNI mampu mencatatkan pertumbuhan kredit Rp65,64 triliun atau meningkat 15,6 persen (YoY) dari posisi Rp421,41 triliun pada Kuartal III Tahun 2017 menjadi Rp487,04 triliun pada Kuartal III 2018.

Pertumbuhan tersebut dikontribusi oleh kredit pada Bisnis Korporasi yang meningkat 18,5 persen (YoY), terutama kontribusi dari industri Manufaktur, Perdagangan, Restoran & Hotel, serta Konstruksi.

Untuk mendukung ekspansi kredit, hingga kuartal III Tahun 2018, BNI mampu mendorong pertumbuhan DPK sebesar 14,2 persen (YoY), yaitu dari Rp480,53 triliun pada Kuartal III Tahun 2017 menjadi Rp548,59 triliun pada Kuartal III Tahun 2018.

Dalam upaya menghimpun dana murah, BNI terus meningkatkan hubungan baik dengan nasabah institusi atau kelembagaan, baik swasta, BUMN, maupun pemerintahan, serta mengembangkan layanan digital banking sebagai platform perbankan transaksional.

Keberhasilan ini dibuktikan dengan penambahan jumlah rekening yang mencapai 11,1 juta, yakni dari 30,8 juta rekening pada Kuartal III Tahun 2017 menjadi 41,4 juta rekening pada Kuartal III Tahun 2018.

“Selain itu, tercatat peningkatan jumlah agen branchlessbanking dari 62.961 agen menjadi 108.717 agen,” ujarnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB