BPBD Agam Bentuk KSB Nagari Taluak IV Suku

Penulis -

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banuhampu, Prokabar — Pembekalan penanggulangan bencana dan pemadam kebakaran sangat penting dimiliki pada relawan. Bahkan sebuah keharusan dimiliki Kelompok Siaga Bencana (KSB), terutama saat membantu korban terdampak bencana di lapangan.

Oleh karena tenaga KSB wajib dibekali keterampilan penyelamatan dan pemberian bantuan lain saat penanggulangan bencana. Hal tersebut disampaikan Wali Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumbar, Muhammad Risman.

Ungkapan tersebut disampaikan saat dihadapan 35 orang Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Taluak IV Suku kecamatan Banuhampu Agam mendapat pelatihan dasar penanggulangan bencana dan pemadam kebakaran, di aula kantor Wali Nagari Jum’at (19/10).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Melalui pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana alam dan pemadam kebakaran ini, kita jadikan sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat banyak,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam, Yunaidi saat memberikan pelatihan dan pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di Nagari Taluak IV Suku Banuhampu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Saat bencana terjadi, kesiapan diri itu lebih besar dari bantuan orang lain. Hampir 35 persen merupakan kesiapan diri sendiri. 31,9 persen bantuan keluarga, bantuan tetangga 28,1 persen, bantuan orang lewat 2,6 sekitar. Sedangkan dari SAR 1,70 persen dan lain-lain 0,90 persen.

“Karena itu kesiapsiagaan bagi diri sendiri sangat penting dalam penanggulangan bencana, lebih utama ketimbang bantuan orang lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pendidikan dan pelatihan tanggap bencana bagi warga masyarakat KSB bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan sejak dini.

“Setelah tim relawan ini memiliki sklill penanggulangan bencana alam dan kebakaran, mereka jelas akan sudah memahami apa dan bagaimana bertindak. Baik menyelamatkan diri maupun memberikan perlindungan serta penyelamatan disaat situasi darurat,” tutup Kabid Pencegahaan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB