Tanggap Darurat Bencana Berakhir, Ini Kata Bupati

Penulis -

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir bandang Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara kamis 18 Oktober 2018, bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan jika selanjutnya akan dilakukan pendataan terhadap seluruh kerusakan yang terjadi akibat bencana alam tersebut. Pemerintah daerah Tanah Datar menargetkan, beberapa hari kedepan seluruh pendataan rampung dilakukan. Usulan pembiayaan yang dibutuhkan terhadap seluruh kerusakan yang ditimbukan, rencananya akan dikirimkan pemerintah kabupaten Tanah Datar pada hari senin depan (22/10).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” Rumah sudah terdata, pembangunan rumah, sudah dijanjikan oleh Kementrian PUPR, tinggal kita menyediakan lahan. Begitu juga dengan perbaikan kerusakan pada sawah, irigasi, yang juga telah dijanjikan akan diperbaiki oleh Balai Wilayah Sungai V. Perbaikan jembatan yang rusak, akan diperbaiki oleh PUPR,” ucap Bupati.

Menanggapi ketersediaan lahan atau tanah untuk pembangunan rumah bantuan dari kementrian PUPR, pemerintah daerah mengaku akan berkordinasi dengan Wali Nagari. Walinagari nantinya akan mencari ketersediaan tanah yang tidak berada dalam zona merah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

” Kita minta pak wali melakukan pendekatan, dan tanah itu tanah nagari dan diserahkan ke pemerintah,” kata bupati

Selain itu, sampai saat ini pemerintah daerah belim bisa menyimpulkan kerugian materil yang diakibatkan oleh bencana alam banjir bandang.

” Kerusakan untuk air minum saja 700 juta lebih, belum lagi sawah, irigasi, jembatan dan lainnya. Kalau rumah barang kali, bukan terlalu besar” ujar Irdinansyah

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Bupati menambahkan, jika Kerusakan akibat bencana alam di Tanah Datar akan didata secara keseluruhan. Selain di kenagarian Tanjung Bonai, kerusakan akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut juga berdampak di kenagarian tapi selo, berupa rusaknya jembatan. Dikenagarian Batu Bulek, pangian, buo dan padang ganting serta sungayang menimbulkam kerusakan pada areal persawahan warga. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB