Tanjung Raya, Prokabar — Sungguh mengasikan pertualangan ke Air Terjun Bukit Batualang, terletak di Jorong Koto Panjang, Nagari Dako (pemekaran Tanjung Sani) Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar. Hutan rimba Cagar Alam Maninjau ini memiliki air yang bening dan jernih. Sumber hulu sungai dihiasi beragam tumbuhan dengan udara segar dan sejuk. Suasana sekitar belum terjamah dari sentuhan manusia menjadikan alam ini sangat menarik untuk dikunjungi.
Pilihan Sutan Sati, warga setempat mengatakan akses Air Tejun Bukit Batualang baru terbuka sejak adanya Mahasiswa KKN yang bertugas di sana. “Sekitar dua tahun lalu, mereka mahasiswa bersama pemuda dan tokoh masyarakat bergotongroyong membuka akses jalan setapak ke sana. Lokasi cepat viral beredar di media sosial,” kata Sutan Sati.
Sejak saat itu lanjutnya, Air Terjun ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. “Pengunjung tidak hanya dari wisatawan sumbar, Medan dan Pekanbaru saja, bahkan beberapa turis malaysia dan eropa sempat ke sana,” ungkapnya.
Meski demikian, destinasi wisata baru tersebut belum tergarap sepenuhnya. “Kami belum ada memungut apapun dari kunjungan. Yang kami harapkan bagaimana potensi wisata ini dapat meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat banyak nantinya,” tutur Petani Kopi Koto Panjang tersebut.
Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati perbukittan. Dari Jalan Raya Lubuk Basung-Bukittinggi (Lubuk Sao) tepatnya di lokasi pusat PLTA Maninjau. Dari sana mendaki melintasi jalan utama menuju Jorong Dama Gadang. Tapi tidak perlu kuatir, jalan sudah di aspal hotmit dan mudah dilalui. Sesampai perkampungan, masyarakat cukup bertanya kepada warga sekitar.
Ia melanjutkan kunjungan paling ramai pada sabtu dan minggu, serta hari libur. “Mereka yang datang pada umumnya ketagihan dan sering kembali untuk mandi dan berkunjung,” tutupnya. (rud)
















