Danrem 032/WBR : Lakukan Penghijauan di Alur Bencana

Penulis -

Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Danrem 032/WBR, Brigjen TNI Mirza Agus menyambangi lokasi bencana alam banjir bandang Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara, selasa (16/10).

Didampingi Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, kedatangan orang nomor satu di kesatuan TNI wilayah Sumatera Barat ini juga memberikan bantuan ke posko penanganan darurat bencana banjir dan longsor Kabupaten Tanah Datar.

Bantuan yang diberikan berupa 200 kilogram gula pasir, 450 kilogram beras, 41 kardus mie instan, tujuh kardus minyak goreng, satu kardus kecap manis.

Brigjen Mirza Agus mengungkapkan, curah hujan yang tinggi mengakibatkan bencana alam di berbagai daerah di Sumatera Barat. Untuk itu, perlu diwaspadai agar tidak lagi menimbulkan korban jiwa.

“Pertama saya turut berduka atas musibah lima hari yang lalu. Saya lihat, longsor yang terjadi di Lintau Buo Utara mirip dengan Pasaman tahun 2016 lalu, namun di Lintau memakan korban jiwa dan disana tidak,” ucap lulusan Akmil tahun 1990 lalu ini.

Menurut Danrem, selanjutnya, langkah yang perlu dilaksanakan dimana Forkopimda dan pihak terkait dapat meminimalisir korban jiwa yang ada. Selain itu juga perlu adanya pemaksimalan mitigasi, dan penghijauan di daerah alur bencana.

“Kita harus bersinergi bersama-sama, baik Forkopimda dan masyarakat, unsur terkait dapat menimalisir terjadinya korban jiwa dengan kondisi alam yang ada. Lokasi tempat kita berdiri saat ini merupakan alur bencana, dan bagaimana kedepannya kita bisa melakukan penghijauan di daerah tersebut,” ucap mantan Danrem 061/Surya Kencana ini.

TNI bersama aparat kepolisian juga akan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban hilang yang sampai saat ini belum ditemukan.

“Kami membantu semaksimal mungkin mencari satu korban yang hilang. Kita mengerahkan personil dari Kodim 0307/Tanah Datar,” ucap Dandrem.

Hari ini, TNI juga mulai melakukan pelatihan mitigasi bencana yang diikuti 150 orang personil TNI. Pelatihan tersebut akan berlangsung selama lima hari.

“Ini upaya kita mempelajari menyimpulkan kerawanan bencana di Sumatera Barat. Pengalaman bencana dari Sabang sampai Merauke kita himpun agar kita siap menanggulanginya,” tutup Danrem
(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB