Tanah Datar, Prokabar – Korban banjir bandang di Kenagarian Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara terus bertambah. Jika sebelumnya korban tewas sebanyak 3 orang, dan 1 hilang, kini bertambah menjadi 4 orang tewas, dan dua hilang. Hal ini diketahui setelah warga yang melakukan pencarian korban, menemukan seorang jasad berjenis kelamin perempuan, pada jumat sore (12/10).
Korban tersebut ditemukan warga sekitat 4 kilometer dari lokasi awal korban hanyut. Saat ditemukan, jasad korban telah ditutupi lumpur dan tersangkut di pangkal sebuah pohon tepat di tepi daerah aliran sungai.
Joni, warga yang menemukan korban kepada prokabar.com mengatakan, jika beberapa orang warga memang berinisiatif melakukan pencarian korban mengingat kerusakan yang cukup parah. Usai ditemukan, warga lansung melaporka penemuan tersebut ke posko bencana di Mapolsek Lintau Buo Utara.
” Kami menemukan korban saat kami menyisiri sungai. Korban kami temukan karena kami juga menemukam sebuah sepeda motor jenis matic warna merah dari dalam sungai, yang diduga merupakan kendaraan korban” ucap joni.
Sementara itu, Kapolres Tanah Datar yang turut mengevakuasi jasad korban mengatakan jika korban berindentitas Yernida warga Kabupaten 50 koya, dan hal ini sesuai dengan laporan yang diterima dari sang anak. Selain korban, Suami korban juga turut menjadi korban banjir bandang dan sampai saat ini belum ditemukan, dan dinyatakan sebagai orang hilang.
” Korban saat kejadian berteduh karena hujan tepat didaerah aliran air bah. Mungkin korban tidak mengetahui datangnya air, dan lansung terbawa derasnya arus,” ucap Kapolres AKBP Bayuaji Yudha Prajas.
Usai dievakuasi, jasad Yernida lansung dibawa ke Pukesmas terdekat untuk dibersihkan, dan kemudian dibawa kerumah duka di kabupaten 50 Kota. Untuk suami korban yang hilang, petugas penyelamat dan warga akan terus melakukan pencarian dengan menyisiri daerah aliran banjir bandang.(eym)
















