Warga 50 Kota Tewas terseret Banjir Bandang Tanjung Bonai, Satu Hilang

Penulis -

Jumat, 12 Oktober 2018 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Korban banjir bandang di Kenagarian Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara terus bertambah. Jika sebelumnya korban tewas sebanyak 3 orang, dan 1 hilang, kini bertambah menjadi 4 orang tewas, dan dua hilang. Hal ini diketahui setelah warga yang melakukan pencarian korban, menemukan seorang jasad berjenis kelamin perempuan, pada jumat sore (12/10).

Korban tersebut ditemukan warga sekitat 4 kilometer dari lokasi awal korban hanyut. Saat ditemukan, jasad korban telah ditutupi lumpur dan tersangkut di pangkal sebuah pohon tepat di tepi daerah aliran sungai.

Joni, warga yang menemukan korban kepada prokabar.com mengatakan, jika beberapa orang warga memang berinisiatif melakukan pencarian korban mengingat kerusakan yang cukup parah. Usai ditemukan, warga lansung melaporka penemuan tersebut ke posko bencana di Mapolsek Lintau Buo Utara.

” Kami menemukan korban saat kami menyisiri sungai. Korban kami temukan karena kami juga menemukam sebuah sepeda motor jenis matic warna merah dari dalam sungai, yang diduga merupakan kendaraan korban” ucap joni.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar yang turut mengevakuasi jasad korban mengatakan jika korban berindentitas Yernida warga Kabupaten 50 koya, dan hal ini sesuai dengan laporan yang diterima dari sang anak. Selain korban, Suami korban juga turut menjadi korban banjir bandang dan sampai saat ini belum ditemukan, dan dinyatakan sebagai orang hilang.

” Korban saat kejadian berteduh karena hujan tepat didaerah aliran air bah. Mungkin korban tidak mengetahui datangnya air, dan lansung terbawa derasnya arus,” ucap Kapolres AKBP Bayuaji Yudha Prajas.

Usai dievakuasi, jasad Yernida lansung dibawa ke Pukesmas terdekat untuk dibersihkan, dan kemudian dibawa kerumah duka di kabupaten 50 Kota. Untuk suami korban yang hilang, petugas penyelamat dan warga akan terus melakukan pencarian dengan menyisiri daerah aliran banjir bandang.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB