Palu, Prokabar — Pemerintah Tiongkok mengirimkan bantuan untuk penanggulangan bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bantuan itu tiba pada 9 Oktober lalu melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (12/10), Tiongkok mengirim bantuan sesuai keperluan pemerintah Indonesia dalam proses pemulihan Palu, Donggala, dan beberapa daerah lainnya yang terdampak gempa dan tsunami.
Pemerintah Tiongkok memutuskan memberikan bantuan berupa tenda, sistem pembersih air, fogging, generator listrik, dan lain-lain kepada Pemerintah Indonesia. Bantuan tersebut dikirim ke Indonesia dalam 5 kali penerbangan.
Kedutaan Besar Tiongkok juga telah membelikan sejumlah barang keperluan sehari-hari untuk para korban dan pengungsi. Pihak Indonesia akan mengirimkan bantuan tersebut ke area bencana secepatnya.
Pemerintah Tiongkok juga akan terus berkoordinasi dengan Indonesia, mendukung Pemerintah Indonesia melakukan penanggulangan bencana dan rekonstruksi pascabencana.
Bantuan itu diserahkan Wang Liping, Minister Counsellor bidang komersial Kedutaan Besar Tiongkok kepada wakil Pemerintah Indonesia, yaitu Meiladyastrinda Hapsari, Supervisor Biro Hukum dan Kerja sama Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Duta Besar Prayono Atiyanto dari Kementerian Luar Negeri.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 Skala Richter meluluhlantahkan Palu dan sekitarnya pada Jumat (28/9) pukul 18.02 WITA. Gempa itu kemudian diikuti dengan tsunami.
Setelah bencana gempa dan tsunami Sulteng terjadi, Presiden Xi Jinping langsung mengirimkan pernyataan belasungkawa untuk korban terdampak bencana melalui Presiden Joko Widodo. Dia menyampaikan rasa simpati kepada masyarakat Indonesia seraya mengatakan Pemerintah Tiongkok bersedia memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia.
Wang Yi, anggota Dewan Negara Tiongkok merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok juga mengirimkan surat belasungkawa kepada Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.
Tak hanya itu, Palang Merah Tiongkok juga telah menyampaikan dana bantuan sebesar USD200 ribu ke Palang Merah Indonesia (PMI). (*/hdp)
















