Cegah Polemik, Pemko Bukittinggi Ubah Desain Pedestrian Jam Gadang

Penulis -

Selasa, 9 Oktober 2018 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Meski telah dibantah berbentuk mata dajjal, Pemerintah Kota Bukittinggi akhirnya menyerah setelah dibully banyak pihak terkait desain Pedestrian Jam Gadang. Desain itu pun akhirnya sepakat diubah.

Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi Rusdi Nurman menyebut, keputusan itu disepakati setelah ada pertemuan dengan pihak Pemko.

“Desainnya sedikit diubah, terutama di bagian yang menghebohkan itu,” sebut Rusdi Nurman saat, Selasa (9/10).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Politisi Partai Demokrat itu menyebut, perubahan desain diharapkan mengakhiri polemik di tengah masyarakat dan tak ada lagi yang mengaitkan dengan mata dajjal maupun simbol iluminati.

“Walau diubah, tak berarti itu pembenaran. Tak ada simbol itu, ini untuk mencegah polemik berkepanjangan di tengah masyarakat dan kita tak menyalahkan siapapun,” sebutnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sebelumnya, Kota Bukittinggi dihebohkan setelah muncul foto desain pedestrian Jam Gadang di media sosial. Desain Jam Gadang pada bagian tengah, dianggap netizen mengadopsi simbol Dajjal. Pemerintah Kota Bukittinggi lewat Kepala Bagian Humas Bukittinggi Yulman membantah keras hal ini.

Menurutnya, desain berbentuk elips yang beredar di media sosial adalah sesuatu yang salah sebab desain asli berbentuk lingkaran.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Itu bukan elips, tapi berbentuk lingkaran. Yang beredar itu kan foto dari maket atau kertas yang diambil, bukan desain aslinya. Kami tak mungkin mendesain seperti itu, kami juga takut dosa,” ucapnya.

Saat ini Taman Pedestrian Jam Gadang tengah direvitalisasi Pemerintah Kota Bukittinggi dengan menghabiskan anggaran sekitara 16,4 miliar rupiah dan ditargetkan selesai sebelum pergantian tahun ini.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB