Longsor Landa Padang Pariaman, Dua Rumah Tertimbun

Penulis -

Selasa, 2 Oktober 2018 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Hujan lebat berkepanjangan menyebabkan dua unit rumah di Korong Guguak, Padang Pauah, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat tertimbun tanah longsor, Senin (1/10) malam.

Menurut keterangan Camat VII Koto, Padang Pariaman, Masrimfi Noor di VII Koto, Selasa (2/10) longsor terjadi usai hujan. “Ada empat rumah di lokasi longsor, namun yang tertimbun hanya dua unit,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan dua kepala keluarga yang rumahnya tertimbun longsor mengalami luka ringan, dan saat ini telah mengungsi ke rumah keluarganya yang lain. “Ada empat korban mengalami luka ringan,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sedangkan keluarga yang rumahnya tidak tertimbun longsor telah diminta untuk mengungsi ke rumah keluarganya karena kondisi tanah yang rawan.

Saat ini lanjutnya, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang Pariaman sedang berupaya membersihkan material longsor.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Ia menyampaikan akses ke lokasi itu putus karena jalan setapak dan terjal menuju lokasi ikut tertimbun longsor.

Selain longsor, lanjutnya juga terjadi banjir bandang dengan kedalaman sekitar satu meter yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Banjir bandang itu menyebabkan sawah rusak,tiga sapi, enam kambing, serta sejumlah ayam dan bebek hanyut terbawa arus banjir.

“Itu data sementara, kita masih mengumpulkan data lebih lengkapnya, termasuk luas areal pertanian yang rusak,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebuah jembatan di Nagari Koto Dalam Barat, Kecamatan Padang Sago yang menghubungkan daerah itu dengan Kecamatan VII Koto juga putus.

Jembatan tersebut ambruk sekitar pukul 17.30 wib sehingga akses ke daerah tersebut putus. Saat ini sejumlah warga sedang bergotong royong untuk membuat jembatan darurat.

Selain itu sejumlah jalan tertimbun longsor sehingga menghambat akses jalan di daerah itu. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB