Sayang Istri, Alasan Utama Para Suami di Pasaman Jalani Vasektomi

Penulis -

Selasa, 28 Agustus 2018 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Sebanyak 30 orang kepala keluarga di Pasaman jalani vasektomi. Sebuah metode kontrasepsi steril untuk pria agar tidak terjadi kehamilan pada pasangannya.

Dibanding kebiasaan masyarakat yang cenderung mendorong para perempuan untuk berkontrasepsi, vasektomi memang dipandang hal yang belum biasa.

Masih awam informasi yang didapat masyarakat atas efek dan seluk beluk vasektomi. Terlepas dari itu semua, ternyata ini alasan 30 kepala keluarga yang menjadi aseptor vasektomi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Teramat sayang pada sang istri. Itulah hal pertama sekali mendorong para bapak-bapak ini berkontrasepsi.

“Setiap mereka kami tanya dan selalu jawabannya hampir sama. Sayang kepada istri. Ada istrinya kalau pakai kontrasepsi suntik atau lainnya terjadi gangguang pada keseimbangan fisik. Ada yang pusing, ada yang terus menurun menstruasi ada yang lemah badannya. Makanya sang suami bulat hati untuk vasektomi,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pasaman, Yusnimar, Selasa (28/8).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tidak saja sayang istri menjadi satu-satunya alasan para aseptor vasektomi. Jumlah anak yang sudah cukup banyak hingga faktor ekomoni juga mempengaruhi sang aseptor untuk vasektomi.

Tidak ada efek samping dari kontrasepsi vasektomi ini. Hanya saja para aseptor harus beristirahat dulu setidaknya tiga hari dari kerja keras. Biat prosesur vasektominya aman, mantap dan bekerja maksimal.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Untuk itulah para peserta kita beri bekal berupa biaya penggantian yang telah dianggarkan pemerintah pusat. Setiap aseptor mendapat Rp200 ribu. Ini untuk menutupi kebutuhan dapur selama mereka beristirahat dari bekerja,” tutup Yusnimar. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB