66 Titik BBM Satu Harga Telah Terealisasi

Penulis -

Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — PT Pertamina (Persero) hingga awal Agustus 2018 telah merealisasikan BBM Satu Harga di 66 titik, dari target 150 titik yang dilaksanakan selama 3 tahun mulai 2017 sampai dengan 2019.

“Sampai dengan awal Agustus 2018, telah terealisasi 66 titik, terdiri dari 54 titik yang direalisasikan pada 2017 dan 12 titik progres realisasi 2018,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamin (Persero) Adiatma Sardjito dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/8).

Menurutnya, pada tahapan tahun ke-2 ini, beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam mewujudkan harga BBM yang sama, yakni lokasi yang ditetapkan pemerintah merupakan wilayah dengan infrastruktur darat dan laut terbatas.

Di 2018 ini 12 titik sudah terealisasi di antaranya, Seimenggaris, Nunukan, Kalimantan Utara (9 Maret), Liang, Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah (9 Maret), Banggai Tengah, Banggai Laut, Sulawesi Tengah (6 April), Distrik Prime, Lanny Jaya, Papua (6 April), Wawonii Barat, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara (11 June), Tagulandang, Kep. Sitaro, Sulawesi Utara (29 June), Distrik Fayit, Asmat, Papua ( 2 Juli), Gido, Nias, Sumatera Utara (26 Juli), Miangas, Kab. Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (30 Juli), Kep. Sula, Maluku Utara (July, 31), Belantikan Raya, Lamandau, Kalimantan Tengah (3 Agustus), Kec. Sungai Boh, Kab. Malinau, Kalimantan Utara (7 Agustus).

“Kami targetkan sampai akhir 2018, akan terealisasi 67 titik, sehingga upaya Pertamina mewujudkan energi berkeadilan sesuai program pemerintah,” jelasnya.

Program BBM Satu Harga merupakan program pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya agar masyarakat yang tinggal di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) bisa merasakan harga BBM sesuai kententuan Pemerintah dalam rangka pemerataan dan asas keadilan.

Adiatma menambahkan konsumsi BBM Satu Harga hanya sekitar 0,3 persen dari total penyaluran Nasional, dimana penyaluran dari Juni 2017 – Juni 2018 sekitar 56 Ribu Kilo Liter, dengan 70 persen BBM jenis Premium dan sisanya solar.

Sesuai dengan Permen ESDM No.136 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga JBT & JBKP Secara Nasional, Pertamina ditargetkan mendirikan lembaga penyalur di 150 titik selama 3 tahun dari 2017 – 2019. Pada 2017 ditargetkan 54 lokasi, di 2018 sebanyak 67 lokasi dan 29 lokasi pada 2019. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB