Diduga Untuk Angkut Kayu Ilegal, Truck Ini Tertimpa Pohon

Penulis -

Rabu, 15 Agustus 2018 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Satu unit truck jenis colt diesel ditimpa pohon di Kampuang Padang, tepatnya jalan dari Padang Sarai menuju Tonang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Selasa (14/8) ternyata disyukuri oleh warga.

Bahkan ada pula sumpah serapah yang keluar dari mulut masyarakat untuk salah seorang penumpang yang di atasnya. Ini sebabnya.

Truck bernomor polisi BA 8958 RN ini ternyata diduga bakal mengangkut kayu illegal loging yang berada di perbukitan Tonang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Sudah sering mobil ini mengangkut kayu, pak. Karena yang punya katanya oknum polisi, kami warga hanya diam saja. Takut nanti kenapa-kenapa. Sekarang azab bagi pelaku yang ikut tertimpa pohon tumbang ini,” kata Asril, (46) salah seorang warga setempat, pada Prokabar.com.

Saat dikonfirmasi ke Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi, ternyata informasi masyarakat ini diduga benar adanya. Ada oknum polisi di atas mobil tersebut “Benar, di atasnya ada seorang oknum polisi dan dua warga sipil Fauzan dan Sukri. Mereka bertiga luka-luka karena kejadian tersebut. Apa tujuan mereka ke Tonang, perkirakan sajalah. Bawa mobil bak, ada polisi, ada pekerja. Pergi apa namanya ke atas bukit, sudah rahasia umum rasanya ini,” kata Masfet.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Atas kejadian itu, selain menghancurkan mobil, kedongkolan masyarakat sekitar bertambah parah. Saat arus listrik terpaksa mati karena proses evakuasi mobil dan pohon yang menyeret kabel tiang listrik.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Di sisi lain, Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin saat dikonfirmasi mengaku sangat geram atas tindakan oknum tersebut.
“Saya sudah sering mengingatkan anggota agar tidak ada yg melakukan ilegal logging, apabila ditemukan ada oknum yg terbukti melakukan perbuatan tersebut, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Terkait info adanya oknum ini, saya akan perintahkan anggota untuk mendalami dan turun langsung ke lapangan,” tutup AKBP Hasanuddin. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB