Pasaman, Prokabar – Satu unit truck jenis colt diesel ditimpa pohon di Kampuang Padang, tepatnya jalan dari Padang Sarai menuju Tonang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Selasa (14/8) ternyata disyukuri oleh warga.
Bahkan ada pula sumpah serapah yang keluar dari mulut masyarakat untuk salah seorang penumpang yang di atasnya. Ini sebabnya.
Truck bernomor polisi BA 8958 RN ini ternyata diduga bakal mengangkut kayu illegal loging yang berada di perbukitan Tonang.
“Sudah sering mobil ini mengangkut kayu, pak. Karena yang punya katanya oknum polisi, kami warga hanya diam saja. Takut nanti kenapa-kenapa. Sekarang azab bagi pelaku yang ikut tertimpa pohon tumbang ini,” kata Asril, (46) salah seorang warga setempat, pada Prokabar.com.
Saat dikonfirmasi ke Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi, ternyata informasi masyarakat ini diduga benar adanya. Ada oknum polisi di atas mobil tersebut “Benar, di atasnya ada seorang oknum polisi dan dua warga sipil Fauzan dan Sukri. Mereka bertiga luka-luka karena kejadian tersebut. Apa tujuan mereka ke Tonang, perkirakan sajalah. Bawa mobil bak, ada polisi, ada pekerja. Pergi apa namanya ke atas bukit, sudah rahasia umum rasanya ini,” kata Masfet.
Atas kejadian itu, selain menghancurkan mobil, kedongkolan masyarakat sekitar bertambah parah. Saat arus listrik terpaksa mati karena proses evakuasi mobil dan pohon yang menyeret kabel tiang listrik.
Di sisi lain, Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin saat dikonfirmasi mengaku sangat geram atas tindakan oknum tersebut.
“Saya sudah sering mengingatkan anggota agar tidak ada yg melakukan ilegal logging, apabila ditemukan ada oknum yg terbukti melakukan perbuatan tersebut, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Terkait info adanya oknum ini, saya akan perintahkan anggota untuk mendalami dan turun langsung ke lapangan,” tutup AKBP Hasanuddin. (Ola)
















