Dunia Seni Pariaman Berduka, Efyuhardi Berpulang Ke Sang Pencipta

Penulis -

Rabu, 8 Agustus 2018 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Seniman Pelestari Tradisi Padang Pariaman lulusan ISI Padang Panjang berkampung di Lubuk Pandan, Kecamatan 2x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, meninggal dunia. Tokoh itu bernama Efyuhardi, salah satu seniman penggerak kesenian tradisional di Sumbar.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengeluhkan kesehatan jantungnya. Pemakaman beliau dilaksanakan kemarin dalam suasana yang khusu’. Sejumlah tokoh hadir ke rumah duka, termasuk Wakil Bupati Suhatri Bur, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Mutia Azis, Rektor ISI Padang Panjang Profesor Novesar Jamarun beserta jajaran dan para seniman dalam dan luar Padang Pariaman.

Rektor ISI Padang Panjang, Profesor Novesar Jamarun melalui Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Firdaus saat pelepasan jenazah menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas kepergian almarhum. “Beliau adalah seniman yang punya dedikasi besar bagi pengembangan dan pelestarian kesenian di Piaman. Beliau juga meninggalkan kenangan termanis, ketika terakhir kali sebelum meninggal, almarhum menguji mahasiswa dan alhamdulillah mahasiswa tersebut lulus,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sebelumnya, Wakil Bupati Suhatri Bur juga sangat merasa kehilangan atas kepergian Efyuhardi. “Almarhum dikenal dekat pekerja seni kita, terutama seniman tradisi. Masyarakat Lubuk Pandan, semuanya merasa sangat kehilangan karena almarhum banyak berjasa. Apapun acara seni, selalu mengandalkan almarhum,” ungkap Suhatri Bur.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Efyuhardi, terakhir dikenang sebagai sosok yang berperan besar dianugerahkannya penghargaan budaya seni tradisi Ulu Ambek oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ia merangkul para tokoh silek dan Ulu Ambek di Lubuak Pandan.

“Saat yang bersangkutan pergi, sebenarnya sedang ada acara alek nagari di Lubuak Pandan. Almarhumlah yang mengkonsep semua sejak awal. Atas kesepakatan para niniak mamak, acara tersebut akhirnya kita hentikan sebagai ungkapan duka kita bersama,” ungkap Walinagari Lubuak Pandan Budiman.

Ia juga mengatakan, peran Efyuhardi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan kesenian serta sosial kemasyarakatan di Lubuak Pandan sangatlah fital. “Semua kegiatan yang kita gelar selama ini, tidak lepas dari peran beliau. Khusus untuk kesenian, beliaulah konseptornya. Beliau juga melatih anak-anak muda untuk memainkan Simarantang, sebuah kesenian yang patut kita lestarikan,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Efyuhardi lahir tahun 1974, dikenal sebagai dosen Jurusan Teater ISI Padang Panjang. 16 tahun 8 bulan pengabdian yang bersangkutan di perguruan tinggi seni tertua di Sumatera itu ia jabat sembari terus memberdayakan sangar-sanggar yang ada di Padang Pariaman. “Tidak hanya di Lubuak Pandan, Sanggar binaan Efyuhardi ada di berbagai nagari seperti di Nagari Kasang Hingga di Kayu Tanam,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB