Lombok, Prokabar — Lombok, Prokabar – 400 Orang Perantau Minang yang berdomisili di Nusa Tenggara Barat tersebar di Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Sejauh ini, belum ada informasi adanya perantau meninggal akibat bencana dahsyat tersebut.
Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Nusa Tenggara Barat, Edi Firmansyah menyebutkan di Lombok Utara terdapat 10 orang, di Lombok Timur terdapat 15 orang. Sedangkan yang terbanyak terdapat di Kota Mataram dengan jumlah 300 orang lebih.
“Saat ini kondisi masyarakat di lombok masih trauma sejak gempa kemarin. Untuk mendata jumlah perantau yg jadi korban, belum terpikirkan sama sekali, karena masih memikirkan keselamatan diri mereka dan keluarganya masing-masing,” kata Edi.
Namun demikian lanjutnya, kami berjanji akan segera berkoordinasi dengan seluruh pengurus IKM setempat, guna mendata jumlah perantau terdampak bencana.
“Saat ini perantau kita sangat membutuhkan logistik kebutuhan pokok dan perlindungan. Seperti selimut, lotion anti nyamuk, terpal, mie instant dan mineral. Mereka masih berada di luar rumah dan waspada untuk menghindari gempa susulan yang dimungkinkan terjadi seketika,” tutupnya. (rud)
















