Bumdes Kumbayau Sawahlunto Ekspor Pinang Tiga Negara

Penulis -

Jumat, 3 Agustus 2018 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawahlunto, Prokabar – Terobosan hebat dilakukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kumbayau Maju Bersama, di Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika tak ada aral merintangi, usaha nagari ini, komoditas pertanian, akan segera menembus negara lain.

“Tiga negara tujuan, India, Turki dan Nepal,” kata Direktur Bumnag Kumbayau F. Ferdi Datuk, kemarin.

Komoditas yang akan diekspor berupa pinang. Tiga negara tujuan tersebut, kata Ferdi, sudah ada yang akan menerimanya. Permintaan, minimal 20 ton dalam setiap kali pengiriman, “Insyaallah, kita siap untuk memenuhi permintaan tersebut,” katanya.
Tindaklanjut dari kesiapan tersebut, Ferdi menyebutkan, pihaknya kemudian mengembangkan kerjasama dengan PT. Pos Indonesia.

Perusahaan negara dan perusahaan milik nagari tersebut akan bermitra dalam konteks pengiriman dan administrasi pengiriman.
Komitmen kerjasama dengan PT. Pos Indonesia Regional Sumbar, Riau, Jambi. Pembicaraan dan kesepakatan terkait dengan Invoice, Packing List, Shipping Instruction dan MSDS untuk ekspor komoditi Pinang ke India, Nepal dan Turki.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ferdi menyebutkan pula, sekali pun bekerjasama dengan Bumdes Kumbayau, juga dibuka kerjasama dengan unit usaha lain, termasuk Bumnag atau Bumdes lain, terutama dalam penyediaan bahan baku. Khusus di Sawahlunto, Pariaman dan Mentawai, menggunakan istilah Bumdes.

Bumdes Kumbayau Maju Bersama, di Kota Sawahlunto, termasuk salah satu Bumdes Model di Sumbar, dan segara menuju Bumdes Percontohan Nasional. Banyak usaha yang sudah dikembangkannya. Saat ini, Bumdes memiliki Bank Desa Kumbayau.

Bank Desa Kumbayau dikembangkan dengan pengembangan model dari kearifan lokal desa, bukan seperti bank konvensional pada umumnya, dimana simpanan pada bank desa ini dalam bentuk kerjasama permodalan untuk usaha dengan bagi hasil sebesar 5 persen nilai permodalan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara pinjaman boleh dibayar dengan cara bayar tunai atau non tunai memakai komoditi hasil bumi seperti Pinang, Coklat, kemiri, kelapa dan hasil bumi lainnya. Bagi pinjaman macet dan benar-benar tak mampu bayar, Bank Desa Kumbayau akan rekonstruksi menambah pinjaman baru dengan membuatkan sebuah Usaha Binaan Bumdes, yang diintegrasikan dengan unit usaha yang ada.

Saat ini bentuk pinjaman telah dikembangkan sampai ke leasing desa, untuk membeli peralatan Elektronik (HP, Kulkas, TV, dsb) juga dengan cara mencicil dengan komoditi hasil bumi.

Bumdes Kumbayau Maju Bersama yang berdiri 2017, yang merupakan salah satu Bumdes terbaik tingkat nasional dari Sumatera Barat, dikembangkan dengan konsep yang dipaparkan dalam visi bagaimana dapat menjadi Badan Usaha Milik Desa yang kreatif, inovatif dan terdepan dalam memajukan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Desa Kumbayau ini pada dasarnya minim dengan Sumber Daya Alam, tapi dengan bekal pengalaman dari SDM mumpuni dan penerapan program sosial benefit, dapat mengantarkannya sebagai salah satu BUMDes terbaik di Indonesia,” ujar Ferdy.

Ia menyebutkan pula, perkembangan dari Bumnag yang dikelolanya tak bisa dilepaskan dari tangan dingin Ketua Forum Bumdes Indonesia H Febby Datuk Bangso, yang juga Staff Khusus Kemendesa PDTT.

“Beliau menjadi inspirasi bagi kami, sebab hari-harinya selalu memikirkan perkembangan dan kemajuan Bumdes,” kata Ferdy. (Rud/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB