Pasaman, Prokabar – Angin kencang disertai badai mengamuk di Pasaman. Tepatnya di Kampung Lundar dan Lambak Nagari Panti Timur Kecamatan Panti. Kejadian naas ini terjadi Rabu (2/8). Akibatnya, sebanyak 45 unit rumah milik warga mengalami kerusakan. Itu baru rumah, belum legi fasilitas umum seperti tiang litrik yang tumbang, ditambah beberapa kampung yang terisolir akibat banjir.
“Kejadian Rabu sore. Hari ini kita terjun ke lapangan guna mengevakuasi masyarakat. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, hanya saja rumah dan fasilitas umum banyak yang rusak,” kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi, Kamis (3/8).
Pantauan Prokabar.com, petugas BPBD Pasaman didampingi pihak Polsek Panti langsung terjun ke lapangan. Mereka mengevakuasi warga-warga yang terkepung banjir. Beberapa warga ada yang dipindahkan ke lokasi pengungsian setempat. Ada juga yang mengungsi ke rumah keluarga mereka.
Terdata, sebanyak 45 unit rumah rusak akibat kejadian itu. Dari jumlah tersebut sebanyak 23 unit rumah rusak berada di Jorong Lundar dan 22 unit di Jorong Lambak. Untuk tiang listrik, sebanyak 15 tiang dilaporkan roboh di sepanjang lokasi kejadian. Hingga kini, akses ke lokasi mulai bisa dilaui, hanhya saja untuk listrik, masih dalam keadaan terputus. (Ola)
















