Komisi II DPR RI Usut Kasus Sengketa Tanah di Padang

Penulis -

Selasa, 31 Juli 2018 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang tengah melakukan reses masa persidangan V Tahun Sidang 2017-2018 membahas terkait kasus-kasus pertanahan yang ada di Kota Padang.

Rombongan wakil rakyat di DPR RI yang berjumlah 10 orang itu dipimpin Wakil Ketua Komisi II Mardani Ali Sera diterima Walikota Padang, Mahyeldi dalam pertemuan bersama di Ruang Abu Bakar Ja’ar Balaikota Padang.

Dalam pertemuan ini juga diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemko Padang, unsur BPN Sumbar, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, disertai perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang yang memperjuangkan sengketa tanah yang menyentuh 3 kecamatan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengatakan, kunjungan kerja ini kali ini untuk mengetahui permasalahan yang ada di Sumatera Barat khususnya Kota Padang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Komisi II. Sebagaimana rombongan Komisi II DPR RI bersama ‘mitra kerja’ melakukan pertemuan dengan Walikota Padang dan jajaran bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatra Barat.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Pertemuan ini merupakan upaya mediasi oleh kita dengan Pemko Padang dan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan warga yang mempunyai masalah sengketa lahan. Dalam hal ini di daerah Kecamatan Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo yang menyentuh 765 hektare.

Kata Mardani, Komisi II DPR RI pun memang sudah lama menyoroti persoalan tanah tersebut mengingat mulai mencuatnya dugaan skandal permainan oleh pihak yang berwenang. Oleh karena itu, Atas nama Komisi II akan mencarikan solusi dan tindakan nyata untuk meneliti dan menuntaskan persoalan ini sesegera mungkin.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Seperti kita akan menyurati pihak-pihak terkait sengketa tanah ini, kemudian menganggkat kasus ini ke ranah hukum sSehingga akan memberikan kebenaran bagi masyarakat yang tanahnya bersengketa,” ujarnya.

Senada dengan itu hampir sama dari yang diujarkan beberapa Anggota Komisi II DPR RI lainnya. Masing-masingnya bertekad untuk mengusut kasus tersebut sembari membongkar permainan oknum terkait yang telah membuat kisruh status tanah di sejumlah kelurahan di Kota Padang itu.

Seperti diketahui, kisruh lahan seluas 765 hektar di 3 kecamatan ini berawal dari putusan Landraad Nomor 90 tahun 1931 yang memenangkan kaum Maboed. Kemenangan Maboed diperkuat dengan Putusan Perkara Perdata Nomor 04/Pdt.G/2016/PN.Pdg melalui mamak kepala warisnya Lehar yang mengaku sebagai ahli waris Maboed.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia pun mengklaim sebagai pemilik tanah dengan luas 765 hektare itu. Hanya saja gugatan yang dilayangkannya kandas di pengadilan, meski saat ini masih ada yang dalam proses hukum. Polemik ini terus memunculkan gejolak di tengah masyarakat dan instansi terkait sampai saat ini.

Sementara itu Walikota Padang, Mahyeldi atas nama Pemerintah Kota Padang menyampaikan terima kasih kepada Komisi II DPR RI yang ikut mendukung penyelesaian kasus tersebut. Ia pun akan terus menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi klaim kaum Maboed yang patut diusut tuntas dengan menyiapkan tim advokasi untuk melindungi kepentingan warganya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB