Ini Tiga Kasus Yang Tengah Digarap Kejari Pasaman

Penulis -

Kamis, 26 Juli 2018 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Dirilisnya tiga kasus dugaan korupsi yang tengah digarap oleh Kejaksaan Negeri Pasaman tahun 2018 ini, membuat masyarakat menerka-nerka siapa pejabat yang bakal masuk bui dalam kasus ini.

Tidak sedikit juga, berbagai apresiasi dilayangkan masyarakat melihat kinerja pihak kejaksaan sejak dipimpin Adhryansyah.

“Kami masyarakat Pasaman sangat mendukung kinerja kejaksaan saat ini. Mudah-mudahan tiga kasus yang yang digarap benar-benar membuat jera para pelaku, serta menjadi contoh bagi pejabat lain untuk tidak melakukan hal yang sama,” kata Ketu LSM Tipikor Pasaman, Oyon Hendri, Kamis (26/7).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Di sisi lain, Kajari Adryansyah menjelaskan, sejak 2017 ada tiga kasus korupsi juga yang ditangani pihak kejaksaan. Dua diantaranya hasil penyidikan Polres Pasaman dan satu penyidik dari kejaksaan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Dua kasus dari penyidik Polres yakni korupsi oleh terdakwa Kamisur Hadi, mantan Walinagari Koto Kaciak atas anggaran kredit mikro nagari tahun 2009 dan korupsi oleh terdakwa mantan wali nagari, Saharuddin atas anggaran realisasi Raskin di Padang Gelugur tahun 2012 lalu. Penyidikan dari kita insyallah dalam waktu dekat juga bakal diputuskan. Kasusnya dugaan korupsi pembangunan jalan lingkar Botung Busuk,” jelas Adhryansyah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pantauan Prokabar.com, tiga kasus yang kini tengah digarap yakni dua kasus realisasi anggara pasca bencana di dua tempat berbeda di Pasaman dan satu anggaran pekan Porprov. Semua anggaran tahun 2016.

“Kita mengedepankan kualitas dan kuantitas pembuktian kasus. Jadi biarlah sedikit dulu, tapi pasti,” tutup Adhryansyah. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB